
Nats Alkitab:
“Janganlah engkau lupa memperkatakan kitab Taurat ini, tetapi renungkanlah itu siang dan malam, supaya engkau bertindak hati-hati sesuai dengan segala yang tertulis di dalamnya, sebab dengan demikian perjalananmu akan berhasil dan engkau akan beruntung.” (Yosua 1:8)
Memperkatakan firman Tuhan merupakan suatu tindakan yang didasarkan iman akan kuasa dan kebenaran firman Tuhan itu. Dengan memperkatakan firman Tuhan maka kuasa Tuhan akan dinyatakan dalam kehidupan kita.
Setiap orang beriman harus setia kepada Firman Allah dengan membicarakannya, merenungkannya dan menaatinya sepenuh hati.
Kata merenungkan dalam bahasa Ibrani adalah “hagah” yang berarti membaca dalam hati atau bicara kepada diri sendiri sementara berpikir. Hal ini meliputi memikirkan firman dan jalan Allah dan menerapkannya kepada seluruh kehidupan kita.
Orang yang merenungkan dan memperkatakan serta menaati firman Allah akan berhasil dan beruntung dalam hidupnya karena mereka memiliki hikmat untuk hidup benar dan mencapai tujuan Allah bagi hidup mereka.
Marilah di tahun yang baru ini kita semakin meningkatkan pembacaan dan perenungan firman Allah dengan membaca Alkitab setiap hari dan merenungkannya serta melakukan apa yang diperintahkan Tuhan.
Tuhan memberkati kita senantiasa dan melindungi kita dengan naungan-Nya yang ajaib.
Berjalan Bersama Yesus

Nats Alkitab:
“Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman.” (Matius 28:20)
Perasaan seorang anak kecil akan menjadi gelisah dan takut untuk berjalan menuju suatu tempat yang baru bila tanpa didampingi oleh ayah atau ibunya. Hal ini saya alami sebagai seorang ayah, kala anak-anak saya masih kecil. Mereka menjadi takut untuk berjalan sendirian bila tempat atau suasananya nampak baru atau seram baginya. Namun, bila saya berjalan bersama dengan memegang tangan mereka maka mereka pun berjalan dengan tenang. Penyertaan seorang ayah atau ibu sangat penting sehingga mereka mengalami suatu ketenangan hati untuk berjalan dan sampai pada tujuan.
Ayat Alkitab di atas merupakan janji Tuhan Yesus kepada segenap murid-murid-Nya, yang dulu hingga yang sekarang, bahwa Ia akan menyertai mereka semua sampai kepada akhir zaman. Penyertaan Tuhan Yesus merupakan hal yang sangat penting bagi setiap orang percaya sebab memberikan keteguhan dan kekuatan hati untuk berjalan menempuh perjalanan hidup dan pelayanan. Tanpa penyertaan Tuhan maka kita akan menjadi terhilang dan tersesat serta tak berpengharapan.
Penyertaan Tuhan Yesus mengandung arti:
1. Ia selalu hadir kapanpun dan dimanapun kita berada
2. Ia hidup dan berkuasa atas segalanya
3. Ia memberikan tuntunan dalam perjalanan hidup kita
4. Ia tidak meninggalkan kita sendirian
Bila kita berjalan sendiri maka kita tidak akan kuat, tetapi berjalan bersama Yesus Kristus akan ada kekuatan yang baru dan tak pernah habis untuk melangkah menjalani hari esok. Selain kekuatan, hiikmat dan tuntunan Ilahi dari Tuhan Yesus akan memberikan kepada kita kebijaksanaan untuk memilih jalan yang dikehendaki Tuhan.
Jangan takut ! Jangan bimbang dan kuatir, karena bersama Tuhan Yesus selalu ada pertolongan. Mazmur 23 ayat 4 berkata: ” Sekalipun aku berjalan dalam lembah kekelaman, aku tidak takut bahaya, sebab Engkau besertaku; Gada-Mu dan tongkat-Mu itulah yang menghibur aku.”
Bila Tuhan Yesus bersama kita, maka tidak ada satu pun hal yang perlu kita takutkan dan kuatirkan. Di hidup yang sekarang ini, Ia memberikan harapan dan di hidup yang akan datang, yakni kekekalan, Ia memberikan jaminan keselamatan dan kehidupan untuk selamanya. Haleluya!
Why Should I Worry?
So do not worry, saying, ‘What shall we eat?’ or ‘What shall we drink?’ or ‘What shall we wear?’ For the pagans run after all these. (Matthew 6:31)
When the birds begin to worry
And the lilies toil and spin,
And God’s creatures all are anxious,
Then I also may begin.
For my Father sets their table,
Decks them out in garments fine,
And if He supplies their living,
Will He not provide for mine?
Just as noisy, common sparrows
Can be found most anywhere –
Unto some just worthless creatures,
If they perish who would care?
Yet our Heavenly Father numbers
Every creature great and small,
Caring even for the sparrows,
Marking when to earth they fall.
If His children’s hairs are numbered,
Why should we be filled with fear?
He has promised all that’s needful,
And in trouble to be near.
-Anonymous
Why should I worry? Why should we worry? Our Father in Heaven knows and provides what we need. Just as the scriptures above, let us not worry about anything, about the future, for The Lord Our God always care about us.
Penjagaan Tuhan Di Tahun Yang Baru
Nats Alkitab:
Tuhanlah Penjagamu, Tuhanlah naunganmu di sebelah tangan kananmu. (Mazmur 121:5)
Memasuki tahun yang baru biasanya kita akan mempunyai dua macam perasaan dan pikiran: Optimisme atau Kekuatiran. Optimisme ini bisa jadi karena kita mempunyai suatu pemikiran bahwa ada harapan yang baru di tahun yang baru, namun di sisi lain, berdasarkan pengamatan masalah di sekitar dan pengalaman masa lalu, bisa muncul perasaan kuatir dan takut menghadapi tahun yang baru.
Namun, saya ingin agar kita mengerti maksud dan kehendak Allah bagi kita semua. Ia hendak memberkati dan melindungi kita, Ia merancangkan yang baik bagi kita. Hal ini merupakan suatu kepastian di dalam Tuhan bagi anak-anak-Nya. Adanya anomali atau keanehan yang berkontradiksi dengan kebenaran ini, janganlah membuat kita men-generalisir segala sesuatu sehingga mencapai kesimpulan yang bertentangan dengan prinsip kebenaran yang paling hakiki tentang kehendak Allah yang sempurna bagi kita.
Ia adalah Allah yang mengasihi dan mau melindungi kita. Efesus 3:18 berbicara tentang betapa dalamnya, dan lebarnya dan tingginya kasih Kristus yang harus dipahami oleh semua orang-orang kudus, yakni kita semua yang telah terpanggil dalam rencana Allah dan pengudusan-Nya di dalam Kristus.
Nats di atas berbicara firman Tuhan yang pasti tentang salah satu sifat dan tindakan Allah bagi umat-Nya. “Tuhan adalah penjagamu, Tuhanlah naunganmu di sebelah kananmu,” demikian firman Tuhan. Kebenaran ini menjadi dasar bagi kita untuk berjalan dalam keberanian memasuki tahun yang baru bersama Tuhan. Bila Allah bersama kita siapakah lawan kita? Bila Allah beserta kita, apakah yang kita takutkan? Kita cakap menghadapi segala sesuatu oleh kekuatan-Nya. Segala perkara dapat kita tanggung di dalam Dia yang memberikan kekuatan kepada kita.
Marilah masuki tahun yang baru dengan iman yang kokoh akan penjagaan dan perlindungan Tuhan dalam kehidupan kita. Tuhan Yesus akan selalu menyertai kita sampai kepada kesudahan segala sesuatu. Immanuel bukan hanya sekedar kata-kata, tapi kenyataan akan penyertaan Tuhan yang sempurna dalam hidup kita. Haleluya. Tuhan Yesus memberkati kita semua. Selamat memasuki tahun yang baru bersama Tuhan.
Happy New Year 2015

Marilah kita memandang ke depan dan berjalan bersama Kristus menghadapi hari-hari di tahun yang baru. Percayalah bahwa ada berkat dan perlindungan, kasih dan kemurahan Allah yang senantiasa akan menyertai kehidupan kita di tahun 2015 ini.
Segala kebiasaan yang lama dan tabiat buruk biarlah kita tinggalkan dan sesuai dengan firman-Nya dalam 2 Korintus 5:17, biarlah kita menjadi ciptaan yang baru di dalam Kristus, bukan karena tahun yang baru, namun karena kuasa pembaharuan yang dikerjakan Roh Kudus oleh iman kita kepada Tuhan Yesus Kristus.
Hadapi tahun ini dengan penuh sukacita dan iman serta pengharapan kepada Tuhan. Andalkanlah Dia sepanjang hari-hari di tahun ini dan seterusnya, maka Tuhan akan menjadi perisai dan penolong kita. Diberkatilah orang yang mengandalkan Tuhan dan yang menaruh harapnya kepada Tuhan. Inilah janji Allah buat kita.
Mengandalkan Tuhan juga berarti bahwa kita memiliki prioritas utama untuk mencari dan menyenangkan Tuhan. Salah satu wujud mengutamakan Allah adalah dengan menyukai firman Tuhan melalui pembacaan Alkitab setiap hari. Mazmur pasal 1 menyatakan tentang berkat yang diterima oleh orang yang kesukaannya ialah taurat Tuhan. Taurat Tuhan berbicara tentang perintah-perintah dan ketetapan Tuhan, dan taurat itu juga berbicara tentang Alkitab. Bukan saja diberkati namun firman Tuhan menyebut orang yang demikian sebagai orang yang berbahagia, menjadi seperti pohon yang ditanam di tepi aliran air, yang menghasilkan buah pada musimnya, dan apa saja yang diperbuatnya berhasil.
Mari utamakan Tuhan, andalkan Dia. Damai sejahtera dan berkat Bapa di sorga dan kasih karunia Tuhan Yesus serta persekutuan Roh Kudus senantiasa menyertai kita semua. Amin.
Selamat Tahun Baru 2015. Tuhan memberkati.
Duka Dan Doa Bagi Keluarga Korban
Tragedi Air Asia QZ8501
Nats Alkitab:
Tiada seorang pun berkuasa menahan angin dan tiada seorang pun berkuasa atas hari kematian. (Pengkhotbah 8:8a)
Hilangnya pesawat Air Asia QZ8501 membuat kita semua berduka dan berdoa agar pesawat beserta penumpangnya dapat segera ditemukan.
Ayat diatas berbicara tentang ketidakberdayaan manusia terhadap angin dan kematian.
Pesawat AirAsia yang hilang sebelumnya menghadapi terjangan awan badai yang kuat. Kekuatan angin ini tidak dapat ditaklukkan meskipun dengan kecanggihan teknologi pesawat terbaru. Kekuatan alam menunjukkan kemahakuasaan Allah atas semua yang ada. Itu sebabnya kita tidak dapat mengandalkan teknologi meskipun kita mungkin memakai teknologi itu sebagai sarana. Mengandalkan Tuhan melalui doa dan penyerahan diri merupakan hal yang harus kita lakukan setiap saat.
Hal kedua dalam ayat tersebut yang tidak dapat ditaklukkan manusia adalah kematian. Setiap orang pasti akan mati dan tidak kuasa untuk menolak kedatangannya. Oleh karena itu, apa yang dapat kita lakukan hanyalah senantiasa hidup dalam kehendak Allah, melakukan yang baik dan menjauhkan diri dari perbuatan dosa. Kunci agar kita memiliki kehidupan kekal yaitu iman kepada Tuhan Yesus Kristus haruslah sudah kita pegang melalui pengakuan percaya kepada-Nya sebagai Tuhan dan Juruselamat.
Di dalam pesawat Air Asia yang hilang terdapat orang-orang benar tapi mengapa mereka ikut mengalami tragedi kecelakaan ini? Pengkhotbah 8:14 menuliskan: “Ada suatu kesia-siaan yang terjadi di atas bumi: ada orang-orang benar, yang menerima ganjaran yang layak untuk perbuatan orang fasik, dan ada orang-orang fasik yang menerima pahala yang layak untuk perbuatan orang benar.”
Adakalanya suatu peristiwa melibatkan orang-orang benar menjadi korban di dalamnya dan hal itu tidak dapat dimengerti sehingga Pengkhotbah pun berkata bahwa pekerjaan Allah tidak dapat diselami.
Namun, dalam semuanya itu, bagi orang-orang yang beriman, kematian merupakan suatu keuntungan dan kebahagiaan. Pengkhotbah menuliskan bahwa hari kematian lebih baik dari hari kelahiran. Rasul Paulus berkata bahwa mati adalah keuntungan dan di dalam surat Wahyu disebutkan bahwa kematian orang benar itu berharga di mata Tuhan.
Dalam segala perkara kita percaya bahwa Allah turut bekerja untuk mendatangkan kebaikan bagi setiap orang yang mengasihi Dia, yaitu mereka yang terpanggil sesuai dengan rencana-Nya.
Bukan soal bagaimana cara mati seseorang tetapi apakah ia sudah memiliki jaminan kehidupan kekal itu ? Bila saudara belum memiliki jaminan keselamatan maka betapa malangnya diri saudara. Milikilah anugerah keselamatan dari Allah dalam Yesus Kristus. Kasih Allah tidak bersyarat namun anugerah keselamatan akan saudara peroleh dengan syarat: percaya dalam hati dan mengaku dengan mulut bahwa Yesus Kristus adalah Tuhan dan Juruselamat.
Sadarlah bahwa kita tidak berdaya, oleh karenanya kita butuh Tuhan Yesus dalam hidup kita. Amin.
Mari kita bantu dalam doa saudara-saudara kita, para keluarga korban agar diberi kekuatan, penghiburan dan ketabahan serta proses pencarian pesawat agar segera dapat ditemukan.
Menghargai Waktu Dan Berkarya Nyata
Nats Alkitab:
Ajarlah kami menghitung hari-hari kami sedemikian, hingga kami beroleh hati yang bijaksana. (Mazmur 90:12)
Tahun 2014 akan segera kita lewati. Apakah semua berjalan sesuai dengan harapan dan rencana kita? Bagaimana menghadapi tahun 2015? Tantangan dan persoalan mungkin masih terjadi, namun bersama Tuhan itu semua dapat kita hadapi.
Sepanjang tahun 2014 apa yang sudah kita capai? Apa yang sudah dikerjakan? Atau mungkin sama sekali tidak ada pencapaian karena tidak ada yang dikerjakan?
Setiap orang perlu dan harus menghargai setiap detik waktu yang diberikan Tuhan. Waktu itu ibarat harta yang hanya dapat dipakai sebentar dan tidak dapat kembali lagi. Bila kita melewatkan waktu satu jam tanpa melakukan apapun maka waktu itu tidak bisa dibalik. Tak ada yang namanya mesin waktu. Melalaikan dan menyepelekan waktu akan menghasilkan penyesalan. Itu sebabnya kita harus menghargai dan memanfaatkan waktu yang ada.
Bila seseorang menyukai bermain game dan setiap harinya ia menghabiskan waktu 4 jam untuk bermain game, maka bila umur hidupnya 60 tahun, berarti selama 10 tahun penuh ia habiskan untuk bermain game yang tidak menghasilkan apa-apa bagi hidupnya.
Ada cerita tentang seorang ayah yang sekarat dan saat-saat terakhir ia berpesan kepada anaknya untuk menjaga dan mengelola perkebunan dan peternakan yang besar yang dimilikinya. Ia berpesan untuk memberi makan ayam-ayam dan sapi-sapi di peternakan, juga agar tidak lupa memerah susu dari sapi-sapi. Selain itu, ia berpesan untuk merawat dan memanen ladang gandum yang ada serta menjual hasil ternak, susu dan hasil ladang. Bahkan, sebagai tambahan, sang ayah berpesan agar anaknya juga mengelola beberapa toko yang ia miliki.
Sang anak begitu kaget dan gembira bukan kepalang mendengar ayahnya akan memberikan warisan begitu banyak. Hanya ia sedikit heran karena selama ini ayahnya tidak pernah bercerita tentang semua itu. Ia pun tidak pernah diajak untuk melihat peternakan dan pertanian yang ayahnya miliki. Tapi, sudahlah, yang penting sekarang ia bisa memiliki warisan yang banyak.
Sang anak segera bertanya dimana lokasi peternakan dan pertanian serta toko-toko ayahnya, dan berharap akan menerima kunci-kunci pintu atau gerbang untuk masuk ke tempat-tempat itu. Sang ayah kemudian berbisik: “buka facebook.com, usernamenya adalah namaayah@yahoo.com dan passwordnya juga nama ayah. Lalu kamu buka game yang ada disitu, level game ayah sudah tinggi.” Setelah itu, sang ayah meninggal. Anaknya kaget karena ternyata semua warisan ayahnya hanya ada di dunia semu.
Bayangkan, betapa sia-sianya waktu yang dihabiskan seseorang hanya untuk bermain game yang tidak ada hasil apa-apa. Sementara orang lain berhasil dengan usaha dan karya nyata, sebagian besar lainnya sedang menjaring angin dengan bermain game.
Di tahun 2015, marilah menjadi pribadi yang menghargai waktu dengan berfokus dan melakukan karya nyata. Fokus pada keluarga, dan jadilah berkat bagi sesama dan di dalam semuanya itu muliakanlah Tuhan. Amin.
Kristen Tanpa Pergi Ke Gereja?
Nats Alkitab:
“Janganlah kita menjauhkan diri dari pertemuan-pertemuan ibadah kita, seperti dibiasakan oleh beberapa orang, tetapi marilah kita saling menasihati, dan semakin giat melakukannya menjelang hari Tuhan yang mendekat.” (Ibrani 10:25)
Ayat ini berbicara tentang pentingnya persekutuan antara saudara-saudara seiman. Tujuannya adalah agar saling menasihati, dan menguatkan satu sama lain dengan demikian kita saling menjaga agar tidak terjatuh ke dalam berbagai pencobaan dan dosa. Persekutuan antara saudara seiman ini sangat penting sehingga dalam Perjanjian Baru dituliskan dalam beberapa surat. Salah satunya adalah tentang ibadah yang mendatangkan keuntungan. 1 Timotius 6:6 berkata: “Memang ibadah itu kalau disertai rasa cukup, memberi keuntungan besar.” Dan dalam Kisah Rasul 2:42 tertulis: “Mereka bertekun dalam pengajaran rasul-rasul dan dalam persekutuan. Dan mereka selalu berkumpul untuk memecahkan roti dan berdoa.” Jadi, persekutuan bersama saudara seiman, ibadah, itu memberikan keuntungan besar karena ada kekuatan Allah yang memberikan pertolongan dan pemulihan bagi orang-orang yang melakukannya.
Seorang peneliti medis dari John Hopkins University menemukan bahwa selama dua abad salah satu perusahaan polis asuransi di Amerika telah mengetahui bahwa menghadiri kebaktian di gereja baik untuk kesehatan. Resiko serangan jantung bagi orang yang tidak ke gereja adalah dua kali lipat dari orang yang biasa pergi ke gereja setiap minggunya. Selain itu, dr. George W. Comstock dari Departemen Epidemiologi juga menyatakan berdasarkan penelitiannya bahwa pergi secara rutin ke gereja setiap minggu, dalam arti bukan hanya rutinitas, tapi kehidupan yang juga baik secara moral, akibat beribadah secara tetap, menyebabkan kesehatan tubuh yang baik, dan terhindar dari penyakit-penyakit berat.
Banyak orang beralasan tidak mau ke gereja karena gerejanya tidak sempurna. Memang tidak ada gereja yang sempurna di dunia ini, di dalamnya masih banyak orang yang bisa menyebabkan sakit hati, namun bukan itu alasan yang tepat untuk menghindar dari gereja. Manusia menajamkan manusia, kita ditajamkan oleh sesama kita, lewat perbedaan yang ada.
Ada orang bertanya: “Bisakah menjadi seorang Kristen tapi tidak pergi ke gereja?”
Jawabannya : “Bisa saja, tapi itu akan menjadi seperti ini:
Seorang pelajar yang tidak pergi ke sekolah
Seorang prajurit yang tidak punya korps kesatuan
Seorang warga negara yang tidak mau membayar pajak dan tidak mau ikut pemilu
Seorang penjual tanpa pembeli
Seorang penjelajah tanpa basecamp
Seorang pelaut di kapal tanpa anak buah kapal
Seorang bisnisman di padang gurun
Seorang penulis tanpa pembaca
Seorang pemain tuba tanpa tim orkestra
Seorang ayah tanpa keluarga
Seorang pemain bola tanpa tim
Seorang politisi tanpa partai
Seorang ilmuwan yang tidak pernah membagikan hasil penelitiannya
Seekor lebah tanpa sarang
Daripada kita menjadi seperti itu, marilah kita mulai sekarang pergi secara rutin ke gereja. Carilah gereja dan menetaplah sebagai anggota jemaat disana, supaya saudara dapat bertumbuh dalam komunitas yang saling membangun dan memperhatikan. Tahun 2015 sebentar lagi datang, mari berubah, jangan seperti tahun-tahun yang lalu. Utamakan Tuhan dan berkomitmenlah untuk membawa diri anda dan keluarga ke gereja. Tuhan Yesus memberkati.
Kelahiran-Nya Ajaib
Nats Alkitab:
“Sebab bagi Allah tidak ada yang mustahil.” (Lukas 1:37)
Kelahiran Yesus Kristus merupakan suatu peristiwa yang ajaib dan mujizat. Kelahiran-Nya telah dinubuatkan para nabi. Yesaya menubuatkan seorang perawan akan mengandung, dan Anak itu akan disebut penasehat ajaib, Allah yang perkasa, Bapa yang kekal dan Raja damai. Mengandungnya seorang perawan merupakan suatu kemustahilan bagi manusia, namun bagi Allah tidak ada yang mustahil.
Ayat di atas merupakan jawaban malaikat Gabriel kepada Maria atas pertanyaannya : “Bagaimanakah hal itu dapat terjadi, karena aku belum bersuami?” Pemikiran Maria merupakan gambaran umum pemikiran manusia yang dipenuhi dengan akal logika. Kuasa Allah melampaui semua akal logika manusia karena Allah yang maha kuasa itu sanggup melakukan hal-hal yang melebihi batas-batas kemampuan manusia dan alam ciptaan-Nya.
Kelahiran Yesus Kristus yang tanpa campur tangan manusia, bukan dari benih manusia berdosa, melainkan dari benih yang suci yakni benih Allah, menunjukkan tanda kesucian Yesus sejak dari dalam kandungan Maria. Dia tidak berasal dari pertemuan benih sel laki-laki dan perempuan, namun Allah sendiri yang mengintervensi kandungan Maria, sehingga dalam kandungannya ada sesosok janin yang Ilahi.
Injil Yohanes menyebutkan tentang Firman yang menjadi manusia itu. Pada mulanya adalah Firman, Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah. Dia telah ada sejak dari mulanya, dan segala sesuatu dijadikan oleh Dia dan tanpa Dia tidak ada suatupun yang telah jadi dari segala yang telah dijadikan. Firman itu telah menjadi manusia dan diam di antara kita.
Allah yang mulia itu telah menjadi manusia. Ia rela meninggalkan tahta-Nya untuk menjadi manusia sama seperti kita. Semua dilakukan Allah karena kasih-Nya kepada manusia, demi menyelamatkan manusia dari dosa.
Kelahiran Yesus bukanlah kelahiran yang biasa. Ini perlu saudara dan saya sadari karena hal ini merupakan suatu hal yang penting untuk kita pahami dengan jelas. Bila saudara sulit untuk memahami keajaiban kelahiran-Nya, maka saudara mungkin telah terlalu didominasi dengan pemikiran logika yang terbatas. Ketahuilah bahwa tidak ada yang mustahil bagi Allah. Bagi saudara banyak yang mustahil, tapi bagi Allah tidak ada.

