Tanggal 1 November adalah hari ulang tahun SuaraInjil.com yang ke-4. Mengingat lagi ke belakang, betapa semuanya ini terjadi tidak dengan mudah. Banyak tantangan, ya, tantangan dari diri sendiri dan dari orang lain. Tapi, Tuhan lah yang terus memberikan kekuatan untuk tetap berjalan dan meneruskan pelayanan media ini.
Saya kembali diingatkan tentang pentingnya peranan anak Tuhan dalam menyampaikan kabar baik melalui media online. Entah itu facebook, twitter dan sebagainya. Jaman sekarang sudah jaman online, informasi yang serba cepat dari berbagai penjuru dunia, masuk ke hp dan komputer. Kita ada di dunia bukan untuk diri kita sendiri, tetapi untuk Tuhan dan sesama.
Saya bersyukur atas penyertaan Tuhan Yesus Kristus selama ini, buat saya dan keluarga, serta buat saudara semua. Banyak hal yang patut kita syukuri dalam hidup ini. Tuhan ada bersama kita selalu di saat senang maupun susah. Dia lah yang menopang seluruh keberadaan kita.
Di usia yang ke-4, SuaraInjil akan tampil lebih baik lagi dan berupaya untuk menyediakan berbagai informasi dan renungan yang berguna buat saudara semua. Apabila saudara ingin menyampaikan kesaksian atau renungan untuk dimuat di media ini, saya akan sangat senang dan berterima kasih, dan mempersilahkan saudara untuk mengirimkannya ke alamat email : tambahanibilly@gmail.com, berhubung email itulah yang notifikasinya paling lancar di hp saya.
Terima kasih untuk komentar-komentar saudara semua. Mohon maaf bila komentar tidak bisa langsung muncul karena harus menunggu approval. Harap maklum karena sekarang ini banyak hacker yang mencoba masuk lewat komentar, oleh karena itu komentar harus melewati proses persetujuan terlebih dahulu.
Terima kasih untuk kebersamaan saudara-saudara selama 4 tahun ini. Tuhan Yesus memberkati dan melindungi saudara-saudara semua. Amin.
Salam hangat,
Pdp. Billy Tambahani
Tuhan Memberkatimu Dimanapun Engkau Berada
Berkat Tuhan selalu diberikan pada kita pada waktu kita masuk dan pada waktu kita keluar. Hal ini mengandung arti, dimanapun kita berada, masuk rumah atau keluar rumah, masuk kendaraan atau keluar kendaraan, masuk kantor atau keluar kantor, masuk kota atau keluar kota, dimanapun kita berada, TUHAN akan selalu memberkati kita. Inilah janji Tuhan dalam Ulangan 28:6 dan menjadi bagian hidup kita oleh kasih karunia-Nya dalam Tuhan kita Yesus Kristus.
Apakah Yesus Mengatakan DiriNya Adalah TUHAN ?
Banyak orang menanyakan apakah Yesus pernah mengatakan bahwa diri-Nya adalah TUHAN?
Bila kita membaca Alkitab dengan mengerti konteksnya maka kita mengerti bahwa Yesus begitu sering menyebut diri-Nya sebagai Tuhan, dan itu sebabnya para imam, ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi sangat membenci Dia.
Mereka mengatakan bahwa Yesus telah menghujat ALLAH dengan menyebut diri-Nya sendiri sebagai ALLAH.
Video ini memaparkan perkataan-perkataan Yesus tentang diri-Nya sebagai TUHAN.
12 Murid Yesus dan Akhir Hidup Mereka
Bagaimana akhir hidup murid-murid Yesus, menjadi suatu pembelajaran bagi kita tentang kesetiaan.
Arti Mazmur 23 : Tuhan Adalah Gembalaku
Burung-burung Dipelihara Tuhan
Kebahagiaanmu Akan Seperti Gelombang Laut
Kamu Pilih Yang Mana?
Kita gak akan pernah bisa hidup dalam kebahagiaan bila pikiran kita penuh rasa kuatir. Bisa gak kita hidup tanpa rasa kuatir? Nah, yang ini adalah pilihan pikiran kita. Silahkan mau pilih yang mana, berpikir kuatir atau berpikir bahagia?
Ini bukan sugesti, setiap orang yang mempercayakan hidupnya sungguh-sungguh kepada Tuhan Yesus, pikirannya itu dibaharui, diubah dari memikirkan yang lama menjadi memikirkan yang baru. Apa itu pikiran lama ? Semua yang tidak sejalan dengan pemikiran Allah. Rasa kuatir itu tidak sejalan dengan pikiran Allah. Ya, sebab Allah tidak pernah mengkuatirkan sesuatu pun.
Masa sih manusia tidak bisa kuatir? Siapa yang mengatakan tidak bisa? Bisa. Manusia memang bisa kuatir, tapi Tuhan Yesus mengatakan, “Jangan kamu kuatir!”
Kekuatiran itu bisa datang, tapi jangan biarkan diri kita terus menerus dalam kekuatiran. Firman Tuhan berkata, “Serahkanlah segala kekuatiranmu kepada-Nya, sebab Ia yang memelihara kamu.”
Jadi dua hal yang diajarkan Firman Tuhan tentang kekuatiran. Pertama jangan kuatir, dan kedua, serahkan kekuatiranmu pada Tuhan.
Seharusnya hidup orang percaya itu penuh damai sejahtera dan sukacita karena keselamatan dari Allah. Hidup kita sudah dijamin, baik hari ini, maupun nanti, baik yang di bumi maupun yang di sorga. Mau kuatir apalagi, bila yang paling sulit dicapai manusia sudah Tuhan berikan, apalah artinya dengan hanya sekedar menguatirkan hal-hal sepele soal makan minum atau pakaian dan sebagainya.
“Serahkanlah segala kekuatiranmu kepada-Nya, sebab Ia yang memelihara kamu.” (1Petrus 5:7)
Kehidupan Abraham Lincoln
Abraham Lincoln, presiden ke-16 Amerika Serikat pernah berkata, “I do the very best I know how – the very best I can; and I mean to keep doing so.” (Saya melakukan yang terbaik yang saya tahu, yang terbaik yang saya mampu, dan saya tetap melakukan terus seperti itu.”)
Kehidupannya menjadi sebuah contoh terbaik dari apa yang dikatakannya. Inilah kronologi perjalanan karir dari Abraham Lincoln:
1831 – Gagal dalam bisnis
1832 – kalah dalam pemilihan anggota legislatif
1833 – Lagi, gagal dalam bisnis
1834 – terpilih sebagai anggota legislatif
1835 – Orang yang dikasihinya meninggal dunia
1836 – Mengalami gangguan kesehatan / gangguan syaraf
1838 – kalah dalam pemilihan
1840 – kalah dalam pemilihan
1843 – Kalah dalam kongres
1846 – Terpilih sebagai anggota kongres
1848 – kalah dalam pemilihan kongres
1855 – Kalah dalam pemilihan senat
1856 – kalah dalam pemilihan sebagai wakil presiden
1858 – kalah dalam pemilihan senat
1860 – TERPILIH SEBAGAI PRESIDEN KE-16 AMERIKA SERIKAT
Apa yang dapat kita pelajari dari kisah hidup Abraham Lincoln adalah semangat untuk selalu berjuang dan bertahan dalam berbagai tantangan kehidupan. Jangan pernah menyerah dengan keadaan dan jangan takut gagal. Selalu berserah kepada Tuhan. Dan ada waktu yang terbaik yang telah dirancangkan Tuhan bagi setiap kita.
Iman jangan sampai goyah sekalipun keadaan membuatmu kecewa. Tetaplah semangat dan berusaha. Serahkan semua kepada Tuhan.
2 Tawarikh 15:7
“Tetapi kamu ini, kuatkanlah hatimu, jangan lemah semangatmu, karena ada upah bagi usahamu!”
Sin Amnesty
Istilah Tax Amnesty begitu sering terdengar akhir-akhir ini. Secara sederhana artinya adalah pengampunan pajak. Orang-orang yang belum pernah membayar pajak atas harta atau penghasilannya selama ini bisa mengikuti program ini dan membayar sejumlah uang tertentu berdasarkan perhitungan Tax Amnesty. Pada dasarnya, semua orang mengerti bahwa mereka mempunyai hutang pajak kepada negara.
Ada satu program dari Allah, Maha Pencipta, yang ditujukan bagi semua umat manusia di bumi ini. Program yang disebabkan oleh karena “hutang dosa” kepada Allah, yang tidak sanggup dibayarkan oleh manusia. Allah telah membuat program “Sin Amnesty” atau “Pengampunan Dosa”. Syaratnya sederhana saja dan tidak perlu membayar alias gratis. Apa syaratnya? Hanya perlu kesadaran akan perlunya “Sin Amnesty” itu bagi diri pribadi dan percaya kepada Tuhan Yesus Kristus, Sang Penebus Dosa serta bertobat.
Semua hutang dosa manusia telah dibayarkan oleh Tuhan Yesus Kristus, di atas kayu salib, dengan darah-Nya yang suci. Kita tidak perlu membayar apa-apa, pengampunan dosa itu telah diberikan dengan cuma-cuma. Tunggu apalagi? Selama waktu masih ada, jangan pernah kau sia-siakan. Ikutlah program dari Allah, dosamu sudah diampuni, oleh darah korban Kristus Yesus Tuhan.
Kisah Para Rasul 3:19
“Karena itu sadarlah dan bertobatlah, supaya dosamu dihapuskan,”
Efesus 1:7
Sebab di dalam Dia dan oleh darah-Nya kita beroleh penebusan, yaitu pengampunan dosa, menurut kekayaan kasih karunia-Nya,
