Nats Alkitab:
Bayarlah kepada semua orang apa yang harus kamu bayar (Roma 13:7a)
Seorang pasien dokter gigi mengeluh tentang biaya cabut gigi yang harus dibayarkannya.
“Menurut saya mahal sekali itu 50 ribu rupiah untuk mencabut satu gigi dalam tempo hanya 5 detik. Waktunya cepat tapi ongkosnya mahal.”
Sang dokter gigi dengan penuh ketenangan menjawab:
“Sebenarnya, saya dapat mencabut gigi bapak secara pelan-pelan supaya bapak tidak merasa rugi.”
Dalam kehidupan ini kita tidak dapat lepas dari ketergantungan terhadap sesama. Ada hal-hal yang memerlukan bantuan dari sesama kita apakah itu berupa keahlian, keterampilan ataupun profesinya.
Tuhan telah menetapkan bagi kita masing-masing suatu bentuk dan macam pekerjaan yang harus kita jalankan dan biarlah kita saling menghargai satu sama lain.
Menghargai orang lain dan memberikan kepada mereka apa yang harus kita bayarkan sesuai dengan nats Alkitab di atas. Mari kita bersyukur kepada Tuhan atas kebenaran firman-Nya ini. Haleluya.
Belajar Dari Kisah Perempuan Sunem
Nats Alkitab:
Kemudian Elisa memanggil Gehazi dan berkata: “Panggillah perempuan Sunem itu!” Dipanggilnyalah dia, lalu datanglah ia kepadanya, maka berkatalah Elisa: “Angkatlah anakmu ini!” Masuklah perempuan itu, lalu tersungkur di depan kaki Elisa dan sujud menyembah dengan mukanya sampai ke tanah. Kemudian diangkatnyalah anaknya, lalu keluar.” (2 Raja-Raja 4:36-37)
Kisah kehidupan wanita Sunem dalam kitab 2 Raja-raja 4 ayat 8-37 mengandung beberapa babak peristiwa yang dapat kita renungkan bersama.
Pertama, Allah memberkati wanita ini dengan memberinya seorang anak laki-laki. Kedua, Allah mengijinkan dia mengalami ujian yang sangat berat yaitu kematian anaknya, dan ketiga, Allah memulihkan kehidupannya dengan membangkitkan kembali anaknya yang telah mati itu.
Kita dapat perhatikan bahwa wanita Sunem ini adalah seorang wanita yang setia dan takut akan Tuhan. Ia percaya dan berpegang teguh pada imannya kepada Allah. Ujian berat yang ia alami tidak membuat ia berpaling kepada dewa lain tetapi ia mencari pertolongan dari Allah yang benar.
Kadangkala Allah membiarkan umat-Nya yang setia melewati pencobaan dan penderitaan yang membingungkan, tetapi kemudian mereka mengalami kasih karunia dan belas kasihan-Nya ketika mereka berpegang erat kepada-Nya dalam iman.
Ketika saudara mengalami suatu ujian yang terasa begitu berat, tetapkanlah hatimu untuk mencari pertolongan hanya dari Tuhan, jangan kepada yang lain. Kesetiaan dan keteguhan iman kita pada Tuhan akan berbuahkan pertolongan yang ajaib dari-Nya. Amin.
Kesembuhan Dari Yesus
Nats Alkitab:
Banyak orang mengikuti Yesus dan Ia menyembuhkan mereka semuanya. (Matius 12:15b)
Kehadiran Allah di tengah-tengah manusia memberikan pengharapan yang pasti akan kasih dan kesetiaan serta pertolongan-Nya bagi seluruh umat manusia.
Firman itu telah menjadi manusia dan diam di antara kita. Firman yang adalah Allah sendiri telah mengambil rupa seorang manusia dan diam bersama manusia. Dialah Yesus Kristus yang telah datang.
Salah satu karya Yesus Kristus adalah karya kesembuhan yang Ia kerjakan kepada orang-orang yang mengalami berbagai penyakit. Ia menyembuhkan mereka semuanya, menunjukkan bahwa Allah tidak memilih-milih orang, sebab Ia mengasihi semuanya.
Karya kesembuhan Yesus Kristus menunjukkan bagaimana sebenarnya sikap dan kehendak Allah terhadap manusia. Ia melenyapkan segala penyakit sebab Ia tidak menghendaki hal itu terjadi kepada manusia.
Bagi kita sekarang ini, karya kesembuhan yang Tuhan Yesus kerjakan masih ada dan masih berlaku untuk kita.
Perhatikan nats di atas yang mengatakan bahwa mereka mengikut Yesus dan Ia menyembuhkan mereka semuanya. Mengikut Yesus disini melibatkan iman percaya dari orang yang mengikuti-Nya. Dan kesetiaan mereka dalam mengikut Yesus diberikan ganjaran kesembuhan.
Apakah saudara saat ini sedang mengalami sakit yang belum kunjung sembuh? Jangan lemah iman dalam pengiringan kepada Tuhan Yesus. Ikutlah Dia dengan setia meskipun keadaan sekarang ini menghadapi penyakit atau persoalan.
Pada waktunya Tuhan akan menjamah dan menyembuhkan saudara dengan kuasa-Nya yang ajaib. Waktu itu bisa nanti tetapi bisa juga hari ini. Waktunya adalah yang terbaik. Ia tidak pernah terlambat, namun Ia mengerjakan indah pada waktunya.
Berdoalah dengan setia dan berimanlah dengan kokoh kepada Tuhan Yesus. Saya sungguh percaya bahwa Tuhan Yesus akan menjamah dan memberikan kesembuhan bagi saudara. Amin.
Suasana Natal Desember
Nats Alkitab:
“Lalu mereka cepat-cepat berangkat dan menjumpai Maria dan Yusuf dan bayi itu, yang sedang berbaring di dalam palungan.” (Lukas 2:16)
Memasuki Bulan Desember, suasana Natal mulai terasa, khususnya di beberapa kota di Indonesia seperti Manado, Jakarta, Papua, bahkan berbagai kota di belahan dunia lainnya, seperti Tokyo, Dubai dan tentunya di kota-kota besar lainnya. Aksesoris natal mulai memeriahkan tempat-tempat umum seperti mall, swalayan, taman kota atau hotel. Pohon Natal, hiasan natal, kaus kaki, topi santa, dan berbagai pernak-pernik lainnya.
Tapi benarkah Natal itu identik dengan pernak-pernik tersebut? Kita sudah begitu lama terhubung dengan pohon cemara, santa claus, dan berbagai hiasan natal lainnya, sehingga tanpa disadari, ketika merayakan Natal merasakan ada yang kurang bila tanpa pernak-pernik tersebut.
Padahal Natal yang sebenarnya tidak ada hubungannya sama sekali dengan semua aksesoris tersebut. Natal adalah kelahiran sang Juruselamat manusia yaitu Yesus Kristus. Tanpa kelahiran-Nya Natal takkan ada dan perayaan Natal tak akan bermakna. Makna sesungguhnya Natal terletak pada Yesus Kristus.
Bila saudara tidak punya pohon Natal atau aksesoris Natal yang umum dipakai saat perayaan Natal, janganlah bersedih hati. Sebab ada orang yang sedih bila tidak punya pohon Natal di rumahnya atau di acara ibadah Natal. Natal itu bukan soal pohon atau lilin atau yang lain-lainnya, tetapi Natal adalah Kristus Yesus yang lahir dalam hati kita.
Kerinduan hati kita seharusnya seperti kerinduan para gembala yang ingin melihat bayi yang dijanjikan itu. Kita harus memiliki kerinduan untuk mencari dan menemukan Tuhan Yesus melalui iman kita kepada-Nya. Fokuskan Natal mulai sekarang pada pokok yang sebenarnya yaitu Yesus Kristus. Amin.
Supir Taksi Yang Baik
Nats Alkitab:
Dan hukum yang kedua, yang sama dengan itu, ialah: Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri. (Matius 22:39)
Peristiwa ini sudah lama terjadinya. Waktu itu saya dan istri naik taksi dari satu tempat menuju ke tempat tinggal di Jakarta. Uang di dompet hanya tinggal beberapa puluh ribu.
Selama perjalanan argometer taksi sering saya perhatikan, takut kalau-kalau melebihi stok uang di dompet.
Ternyata perjalanan terasa begitu jauh dan nilai harga di argo hampir mencapai jumlah uang yang ada.
Saya dan istri memutuskan untuk turun saja karena uang tidak cukup. Tapi rupanya, sang sopir taksi mendengar percakapan kami dan ia mengatakan akan mengantarkan kami walaupun uang tidak cukup. Ternyata di kota besar Jakarta masih ada sopir taksi yang baik hati.
Firman Tuhan berkata: “Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri.” Marilah kita mempraktekkannya kepada sesama kita. Amin.
Kemenangan Karena Kristus
Nats Alkitab:
Tetapi karunia Allah tidaklah sama dengan pelanggaran Adam. Sebab, jika karena pelanggaran satu orang semua orang telah jatuh di dalam kuasa maut, jauh lebih besar lagi kasih karunia Allah dan karunia-Nya, yang dilimpahkan-Nya atas semua orang karena satu orang, yaitu Yesus Kristus. (Roma 5:15)
Klub sepakbola Persib Bandung akhirnya menjuarai Liga Super Indonesia 2014 setelah penantian selama kurang lebih 20 tahun, mengalahkan Persipura pada final dengan adu pinalti.
Dalam tim ini hanya ada 11 orang yang bermain, namun kemenangan Persib adalah kemenangan seluruh pemain cadangan juga. Pemain cadangan tidak bermain tapi mereka menang. Dan lebih dari itu, kemenangan Persib merupakan kemenangan seluruh warga kota Bandung dan Jawa Barat. Terbukti dengan kehadiran walikota Ridwan Kamil dan Gubernur Ahmad Heryawan.
Kemenangan ini dirayakan besar-besaran oleh seluruh warga kota Bandung karena kemenangan Persib adalah kemenangan Bandung. Jalanan Bandung macet total pada hari Minggu karena perayaan kemenangan.
Peristiwa ini adalah sebuah contoh sederhana bagaimana sebuah perwakilan menyebabkan pengaruh pada keseluruhan. Hanya sebelas orang yang bermain tapi kemenangannya adalah kemenangan semua orang.
Kita akan lebih memahami hal ini bila mengingat kemenangan Susi Susanti, pemain bulutangkis kita yang terkenal. Ia meraih medali emas pada olimpiade, mewakili bangsa Indonesia. Kemenangan Susi Susanti adalah kemenangan seluruh rakyat Indonesia. Susi Susanti telah membuat Indonesia menang di kancah olahraga dunia. Karena satu orang yang menang, menyebabkan seluruh bangsa mengalami kemenangan.
Nats Alkitab dalam Roma pasal 5 berbicara tentang kemenangan dan kehidupan yang dialami seluruh manusia oleh karena Yesus Kristus.
Pada awalnya seluruh manusia mengalami kejatuhan oleh karena Adam. Pelanggaran Adam menyebabkan seluruh umat manusia menerima konsekuensi pelanggaran itu. Akibat dosa Adam semua orang berdosa dan berada di bawah kutuk dosa dan maut.
Tetapi syukur kepada Allah yang telah memberikan Kristus bagi kita. Yesus Kristus datang menyelamatkan kita. Ia taat dan tidak berdosa, suci dan tak bercela. Ketaatan Yesus telah menyebabkan kita diperhitungkan sebagai orang-orang yang taat.
Kebenaran Yesus telah menjadikan kita sebagai orang-orang yang benar.
Kebangkitan Yesus telah menjadikan kita orang-orang yang bangkit atas maut.
Segala kutuk dosa sudah ditanggung oleh satu orang yaitu Yesus Kristus agar kita tidak menanggung penghakiman karena dosa. Kita sudah dibenarkan dan diampuni karena karya Yesus Kristus di atas salib.
Betapa besar kasih karunia Allah yang kita terima karena Yesus Kristus. Inilah hasil pembenaran karena satu orang dalam kehidupan seluruh umat manusia.
Apa yang harus kita lakukan ? Percaya kepada Yesus Kristus maka kita akan memperoleh keselamatan dan kehidupan kekal. Karya keselamatan itu hanya akan kita terima bila kita percaya kepada-Nya.
Bila saudara hari ini mau percaya kepada Tuhan Yesus, berdoalah demikian:
Tuhan Yesus, aku percaya Engkau telah mati untuk menebus segala dosaku, dan aku percaya Engkau telah bangkit dan menang atas maut sehingga aku pun menang dan hidup untuk selamanya di dalam kekekalan.
Tuhan Yesus, aku percaya Engkau adalah Tuhan dan Juruselamat.
Amin.
Bila saudara berdoa dengan sungguh-sungguh dari dalam hati saudara, maka saudara telah diselamatkan dan menerima anugerah kehidupan yang kekal di dalam kerajaan surga.
Melupakan Tuhan
Nats Alkitab:
Hati-hatilah, supaya jangan engkau melupakan TUHAN, Allahmu, dengan tidak berpegang pada perintah, peraturan dan ketetapan-Nya, yang kusampaikan kepadamu pada hari ini; (Ulangan 8:11)
Dia menggosok gigi dua kali sehari, mandi dan merawat tubuh dengan rutin, memakan makanan vegetarian agar terhindar dari kolesterol dan darah tinggi.
Ia berolahraga dengan teratur dua kali dalam seminggu, ia bermain golf bersama teman-teman, dan rutin memeriksakan kesehatan pada dokter pribadinya.
Setahun sekali, ia mengadakan general checkup di rumah sakit. Berbagai treatment kesehatan ia jalani dengan teratur.
Ia juga menjaga stabilitas emosinya agar tidak mengganggu kesehatannya.
Ia banyak membaca buku-buku kesehatan dan mengikuti pola hidup sehat. Ia juga minum vitamin dan suplemen kesehatan bagi tubuhnya.
Ia berhasil dalam bisnis dan pekerjaannya. Seluruh investasinya berhasil dan ia mempunyai banyak teman. Kekayaannya dimana-mana dan hampir tidak terhitung.
Ia sering bepergian ke luar negeri bersama keluarganya dan teman-temannya, menikmati keindahan berbagai kota di dunia.
Ia begitu disegani dan juga disukai banyak orang.
Ia akan dikuburkan pada hari Sabtu, setelah mengalami gagal jantung dan melalui perawatan dari tim dokter ahli di rumah sakit yang terkenal.
Ia meninggalkan istri dan anak-anaknya beserta kekayaan yang banyak.
Dalam hidupnya yang begitu sempurna, hanya satu kesalahan yang ia telah lakukan:
Ia melupakan Tuhan.
Bagaimana Memulai Kebangunan Rohani
Nats Alkitab:
Di atas tembok-tembokmu, hai Yerusalem, telah Kutempatkan pengintai-pengintai. Sepanjang hari dan sepanjang malam, mereka tidak akan pernah berdiam diri. Hai kamu yang harus mengingatkan TUHAN kepada Sion, janganlah kamu tinggal tenang (Yesaya 62:6)
Ayat ini berbicara tentang doa agar Tuhan melawat dan memulihkan umat-Nya. Tindakan yang harus dilakukan adalah mengingatkan Tuhan melalui doa agar mengingat akan perjanjian-Nya dan melaksanakan janji-Nya itu.
Ketika ditanya tentang bagaimana cara agar terjadi kebangunan rohani, Gypsy Smith berkata: “Pulanglah ke rumahmu, masuk ke kamar dan kunci pintunya, berlututlah disana. Buatlah lingkaran dari kapur di sekelilingmu dan berdoalah agar Tuhan memulai kebangunan rohani bagi orang di dalam lingkaran itu. Ketika Tuhan sudah menjawab doamu, maka kebangunan rohani itu pun dimulai.”
Yang dimaksud oleh Gypsy Smith adalah kebangunan rohani itu haruslah dimulai dari diri sendiri dulu. Kita tidak dapat mengubahkan orang lain bila diri kita sendiri tidak berubah lebih dulu. Kebangunan rohani itu haruslah pertama-tama dimulai dari diri sendiri.
Ketika kita punya api kebangunan rohani itu, maka kita tidak akan dapat berdiam diri, melainkan terus berdoa syafaat bagi jiwa-jiwa, menangis bagi mereka yang belum terselamatkan, dan memohon dengan sungguh kepada Tuhan agar Ia mencurahkan Roh-Nya kepada semua orang agar mereka diselamatkan.
Kepuasan Hati
Nats Alkitab:
Siapa mencintai uang tidak akan puas dengan uang, dan siapa mencintai kekayaan tidak akan puas dengan penghasilannya. Ini pun sia-sia. (Pengkhotbah 5:10)
Seorang penjual makanan berbincang dengan saya tatkala saya sedang menunggu anak-anak keluar sekolah.
Ia mengatakan tentang ketidakpuasan manusia terhadap kondisi kehidupan yang dijalani. Setiap orang cenderung ingin menjadi lebih baik dalam ekonomi dan berbagai aspek kehidupannya. Dan perasaan tidak puas muncul terhadap keadaan yang sedang dijalani.
Ketidakpuasan ini membuat seseorang terus mengejar keinginannya dan mengupayakan untuk memenuhi apa yang ia impikan.
Meskipun hanya seorang penjual makanan tapi ia mempunyai suatu pemikiran yang bijaksana terhadap kondisi kehidupannya saat ini. Ada sebuah kalimat yang diucapkannya yang sangat menggugah hati saya yaitu: “Hanya orang mati yang tidak mencari kepuasan, karena sudah mati.”
Pernyataan ini adalah benar adanya. Orang yang sudah mati tidak akan lagi mencari kepuasan dunia sebab ia sudah mati.
Itulah sebabnya rasul Paulus berkata bahwa hidupku ini bukannya aku lagi. Mengapa? Sebab Paulus yang dulu telah mati dan kehidupannya kini berfokus kepada Kristus. Bahkan ia berkata bahwa segala sesuatu yang dulu adalah sampah, dan sekarang ia telah memiliki harta yang sangat berharga di dalam Yesus Kristus. Kepuasan Paulus terletak pada Kristus.
Kepada sang penjual makanan saya katakan agar bersabar dan bersyukur atas apa yang ada dan ia pun mengiyakannya.
Nats Alkitab di atas mengungkapkan keadaan tidak puas terus menerus apabila manusia mencintai uang dan kekayaan. Pencarian dan bertambahnya uang dan harta tidak akan dapat memenuhi kepuasan batin manusia.
Kepuasan hati kita hanya akan terpenuhi oleh Tuhan Yesus Kristus di dalam hati yang selalu haus dan lapar akan kebenaran.
Melihat Surga Ketika Berlutut
Nats Alkitab:
Sesudah mengucapkan kata-kata itu Paulus berlutut dan berdoa bersama-sama dengan mereka semua. (Kisah Rasul 20:36)
Sir Isaac Newton, seorang ilmuwan terkenal yang taat kepada Tuhan, berkata: “Saya dapat mengambil teleskop saya dan melihat sejauh jutaan mil ke angkasa, tetapi saya juga dapat menaruh teleskop itu dan masuk ke kamar, menutup pintu, lalu berlutut dan berdoa dengan sungguh-sungguh, saat itulah saya dapat melihat surga dan dekat dengan Tuhan. Perkara itu lebih daripada apa yang saya bisa lihat dan dapatkan dari semua teleskop yang ada di dunia.”
Paulus dan para rasul belajar dari Yesus bagaimana terkoneksi dengan surga, yaitu berlutut dan berdoa dengan penuh kesungguhan hati. Ketika kita melakukannya maka semua yang kita dapat peroleh dari dunia ini tak akan dapat membandingi apa yang kita dapatkan dari persekutuan dengan Tuhan.
Marilah berlutut dan berdoa dengan sungguh hati kepada Tuhan.
