Nats Alkitab:
Tuhanlah Penjagamu, Tuhanlah naunganmu di sebelah tangan kananmu. (Mazmur 121:5)
Memasuki tahun yang baru biasanya kita akan mempunyai dua macam perasaan dan pikiran: Optimisme atau Kekuatiran. Optimisme ini bisa jadi karena kita mempunyai suatu pemikiran bahwa ada harapan yang baru di tahun yang baru, namun di sisi lain, berdasarkan pengamatan masalah di sekitar dan pengalaman masa lalu, bisa muncul perasaan kuatir dan takut menghadapi tahun yang baru.
Namun, saya ingin agar kita mengerti maksud dan kehendak Allah bagi kita semua. Ia hendak memberkati dan melindungi kita, Ia merancangkan yang baik bagi kita. Hal ini merupakan suatu kepastian di dalam Tuhan bagi anak-anak-Nya. Adanya anomali atau keanehan yang berkontradiksi dengan kebenaran ini, janganlah membuat kita men-generalisir segala sesuatu sehingga mencapai kesimpulan yang bertentangan dengan prinsip kebenaran yang paling hakiki tentang kehendak Allah yang sempurna bagi kita.
Ia adalah Allah yang mengasihi dan mau melindungi kita. Efesus 3:18 berbicara tentang betapa dalamnya, dan lebarnya dan tingginya kasih Kristus yang harus dipahami oleh semua orang-orang kudus, yakni kita semua yang telah terpanggil dalam rencana Allah dan pengudusan-Nya di dalam Kristus.
Nats di atas berbicara firman Tuhan yang pasti tentang salah satu sifat dan tindakan Allah bagi umat-Nya. “Tuhan adalah penjagamu, Tuhanlah naunganmu di sebelah kananmu,” demikian firman Tuhan. Kebenaran ini menjadi dasar bagi kita untuk berjalan dalam keberanian memasuki tahun yang baru bersama Tuhan. Bila Allah bersama kita siapakah lawan kita? Bila Allah beserta kita, apakah yang kita takutkan? Kita cakap menghadapi segala sesuatu oleh kekuatan-Nya. Segala perkara dapat kita tanggung di dalam Dia yang memberikan kekuatan kepada kita.
Marilah masuki tahun yang baru dengan iman yang kokoh akan penjagaan dan perlindungan Tuhan dalam kehidupan kita. Tuhan Yesus akan selalu menyertai kita sampai kepada kesudahan segala sesuatu. Immanuel bukan hanya sekedar kata-kata, tapi kenyataan akan penyertaan Tuhan yang sempurna dalam hidup kita. Haleluya. Tuhan Yesus memberkati kita semua. Selamat memasuki tahun yang baru bersama Tuhan.
Happy New Year 2015

Marilah kita memandang ke depan dan berjalan bersama Kristus menghadapi hari-hari di tahun yang baru. Percayalah bahwa ada berkat dan perlindungan, kasih dan kemurahan Allah yang senantiasa akan menyertai kehidupan kita di tahun 2015 ini.
Segala kebiasaan yang lama dan tabiat buruk biarlah kita tinggalkan dan sesuai dengan firman-Nya dalam 2 Korintus 5:17, biarlah kita menjadi ciptaan yang baru di dalam Kristus, bukan karena tahun yang baru, namun karena kuasa pembaharuan yang dikerjakan Roh Kudus oleh iman kita kepada Tuhan Yesus Kristus.
Hadapi tahun ini dengan penuh sukacita dan iman serta pengharapan kepada Tuhan. Andalkanlah Dia sepanjang hari-hari di tahun ini dan seterusnya, maka Tuhan akan menjadi perisai dan penolong kita. Diberkatilah orang yang mengandalkan Tuhan dan yang menaruh harapnya kepada Tuhan. Inilah janji Allah buat kita.
Mengandalkan Tuhan juga berarti bahwa kita memiliki prioritas utama untuk mencari dan menyenangkan Tuhan. Salah satu wujud mengutamakan Allah adalah dengan menyukai firman Tuhan melalui pembacaan Alkitab setiap hari. Mazmur pasal 1 menyatakan tentang berkat yang diterima oleh orang yang kesukaannya ialah taurat Tuhan. Taurat Tuhan berbicara tentang perintah-perintah dan ketetapan Tuhan, dan taurat itu juga berbicara tentang Alkitab. Bukan saja diberkati namun firman Tuhan menyebut orang yang demikian sebagai orang yang berbahagia, menjadi seperti pohon yang ditanam di tepi aliran air, yang menghasilkan buah pada musimnya, dan apa saja yang diperbuatnya berhasil.
Mari utamakan Tuhan, andalkan Dia. Damai sejahtera dan berkat Bapa di sorga dan kasih karunia Tuhan Yesus serta persekutuan Roh Kudus senantiasa menyertai kita semua. Amin.
Selamat Tahun Baru 2015. Tuhan memberkati.
