Tuhan menciptakan benda-benda langit sebagai penanda waktu. Matahari, bulan, dan bintang-bintang merupakan tanda yang diletakkan Tuhan di langit untuk menunjukkan masa-masa dan waktu. Firman Tuhan mengatakan demikian adanya.
Akan tetapi, astrologi mengajarkan hal yang berbeda. Menurut astrologi, benda-benda di langit menunjukkan karakter dan sifat serta nasib manusia. Ada ramalan bintang, yang membagi golongan manusia berdasarkan bintang yang dihitung menurut bulan kelahiran. Berbagai ramalan bintang itu seperti menghipnotis penganutnya untuk membaca dan mempercayai nasibnya berdasarkan ramalan itu.
Dalam tradisi Cina juga dikenal ramalan semacam ini yang disebut Shio yang didasarkan pada tahun kelahiran. Tentu saja semua ramalan yang ada, apapun bentuknya, tidaklah sesuai dengan kebenaran Firman Tuhan.
Bintang dan planet, bulan dan matahari, tidak mengatur nasib dan kehidupan manusia. Tuhanlah yang mengatur jalan kehidupan kita. Percayalah hanya kepada Tuhan saja.
“Berfirmanlah Allah: “Jadilah benda-benda penerang pada cakrawala untuk memisahkan siang dari malam. Biarlah benda-benda penerang itu menjadi tanda yang menunjukkan masa-masa yang tetap dan hari-hari dan tahun-tahun,” (Kejadian 1:14)
One Reply to “Benda Langit Sebagai Tanda Waktu Vs Astrologi”
Leave a Reply
You must be logged in to post a comment.

Manusia suka menghubung-hubungkan dengan ramalan tentang kehidupan seseorang yang sebenarnya tidak masuk akal. Manusia kadang aneh.