{"id":4208,"date":"2015-11-29T04:19:31","date_gmt":"2015-11-28T21:19:31","guid":{"rendered":"http:\/\/suarainjil.com\/?p=4208"},"modified":"2015-11-29T04:19:31","modified_gmt":"2015-11-28T21:19:31","slug":"darah-yesus-menebus-dosa-kita","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/suarainjil.com\/wp\/2015\/11\/29\/darah-yesus-menebus-dosa-kita\/","title":{"rendered":"Darah Yesus Menebus Dosa Kita"},"content":{"rendered":"<p>&#8220;Sebab inilah darah-Ku, darah perjanjian, yang ditumpahkan bagi banyak orang untuk pengampunan dosa.&#8221; (Matius 26:28)<br \/>\nDalam perjamuan terakhir bersama para murid, Tuhan Yesus mengambil roti dan cawan berisi anggur. \u00a0Ia berkata mengenai roti itu, &#8220;Ambillah, makanlah, inilah tubuh-Ku.&#8221;<br \/>\nSeperti roti yang tercabik dan terpecah, begitulah tubuh-Nya terpecah dan tercabik agar setiap orang dapat makan dari roti sorgawi yaitu tubuh Kristus yang memberi kehidupan. \u00a0Tubuh-Nya tersalib dan mati agar tubuh kita memperoleh kehidupan.<br \/>\nDan setelah itu, Tuhan Yesus mengambil \u00a0cawan berisi anggur, dan berkata bahwa itu adalah darah-Nya, yakni darah perjanjian yang ditumpahkan bagi banyak orang untuk pengampunan dosa. \u00a0 Ketika dalam proses menuju salib, Tuhan Yesus telah mencucurkan darah-Nya, yakni ketika ia disesah, dicambuk, dan dimahkotai dengan mahkota duri. \u00a0Darah mengalir bercucuran, bukan hanya setetes dua tetes, melainkan begitu banyak darah-Nya yang keluar. \u00a0Demikian pula, ketika Ia disalibkan, ketika paku ditancapkan ke kedua tangan dan kedua kakinya, darah-Nya mengalir membasahi bumi, \u00a0Begitu pula, ketika seorang prajurit Romawi menusukkan sebuah tombak ke lambung-Nya, darah-Nya kembali tertumpah.<br \/>\nTuhan Yesus telah mengetahui sebelum Ia disalibkan, karena tujuan kedatangan-Nya adalah untuk disalibkan untuk menggantikan kita sebagai yang terhukum. \u00a0Ia telah menanggung kutuk dosa kita di atas kayu salib supaya kita tidak binasa karena dosa. \u00a0Darah-Nya adalah darah perjanjian yang mengampuni kita dari segala dosa. \u00a0Darah-Nya yang suci, layak untuk menebus segala dosa kita.<br \/>\nSetiap orang sudah berbuat dosa dan telah kehilangan kemuliaan Allah. \u00a0Siapakah yang dapat menyelamatkan dirinya sendiri ? \u00a0Dapatkah manusia yang berdosa menyucikan dirinya dengan perbuatan baiknya ? \u00a0Tidak ada. \u00a0Hanya pengampunan Allah yang menjadi jalan keluar bagi kita, segenap orang-orang berdosa.<br \/>\nDan Tuhan Yesus Kristus menawarkannya kepada kita semua, kepada saudara yang sedang membaca renungan ini. \u00a0Maukah saudara menerima panggilan Allah untuk datang kepada-Nya, menerima pengampunan dosa di dalam Tuhan Yesus Kristus?<br \/>\nHari ini adalah hari penentuan buat saudara, jangan tunda besok, karena besok kita tidak pernah tahu apa yang akan terjadi. \u00a0Lakukanlah hari ini, karena kasih karunia Allah terbuka lebar untuk saudara.<br \/>\nPercayalah kepada Tuhan Yesus Kristus dan terimalah anugerah keselamatan daripada-Nya. \u00a0Di dalam Dia, ya hanya di dalam Yesus Kristus, kita memperoleh pengampunan atas segala dosa kita dan menerima anugerah keselamatan serta kehidupan yang kekal.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>&#8220;Sebab inilah darah-Ku, darah perjanjian, yang ditumpahkan bagi banyak orang untuk pengampunan dosa.&#8221; (Matius 26:28) Dalam perjamuan terakhir bersama para murid, Tuhan Yesus mengambil roti dan cawan berisi anggur. \u00a0Ia berkata mengenai roti itu, &#8220;Ambillah, makanlah, inilah tubuh-Ku.&#8221; Seperti roti yang tercabik dan terpecah, begitulah tubuh-Nya terpecah dan tercabik agar setiap orang dapat makan dari &hellip; <\/p>\n<p class=\"link-more\"><a href=\"https:\/\/suarainjil.com\/wp\/2015\/11\/29\/darah-yesus-menebus-dosa-kita\/\" class=\"more-link\">Continue reading<span class=\"screen-reader-text\"> &#8220;Darah Yesus Menebus Dosa Kita&#8221;<\/span><\/a><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-4208","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-renungan-on-youtube"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/suarainjil.com\/wp\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4208","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/suarainjil.com\/wp\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/suarainjil.com\/wp\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/suarainjil.com\/wp\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/suarainjil.com\/wp\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=4208"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/suarainjil.com\/wp\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4208\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/suarainjil.com\/wp\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=4208"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/suarainjil.com\/wp\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=4208"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/suarainjil.com\/wp\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=4208"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}