{"id":4169,"date":"2015-11-18T04:10:22","date_gmt":"2015-11-17T21:10:22","guid":{"rendered":"http:\/\/suarainjil.com\/?p=4169"},"modified":"2015-11-18T04:10:22","modified_gmt":"2015-11-17T21:10:22","slug":"tuhan-berfirman-secara-pribadi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/suarainjil.com\/wp\/2015\/11\/18\/tuhan-berfirman-secara-pribadi\/","title":{"rendered":"Tuhan Berfirman Secara Pribadi"},"content":{"rendered":"<p>Kepada setiap orang, Tuhan dapat berfirman. \u00a0Tuhan tidak melihat status dan kedudukan seseorang apakah derajatnya tinggi atau rendah, kaya atau miskin, terpandang atau hina, siapapun dapat mendengar Tuhan berfirman, ketika Tuhan menghendakinya.<br \/>\nAmos, bukanlah seorang keturunan nabi yang resmi, namun ia hanyalah seorang peternak (Amos 1:1). \u00a0 Seorang peternak, profesi yang nampaknya tidak mungkin untuk menerima kehormatan untuk mendapatkan suatu pewahyuan. \u00a0Tapi tidaklah demikian di hadapan Allah. \u00a0Ia dapat memilih siapa saja yang dikehendaki-Nya untuk berfirman dan menjadikan orang itu sebagai kepanjangan tangan Allah.<br \/>\nKita seringkali berpikir bahwa untuk mencari tahu kehendak Tuhan, kita perlu meminta pendapat seorang pelayan Tuhan, atau &#8220;hamba Tuhan.&#8221; \u00a0Hal ini memang bisa kita lakukan, namun apakah yang melandasi pikiran kita untuk melakukan hal itu? \u00a0Apakah kita merasa tidak layak di hadapan Tuhan karena hanyalah sebagai seorang biasa yang tidak punya pengetahuan teologis?<br \/>\nKetahuilah bahwa Tuhan memilih orang-orang biasa untuk melayani Dia. \u00a0Orang-orang yang menurut pemandangan para kaum bangsawan dan intelektual serta rohaniwan, sebagai orang yang bodoh, tapi oleh Allah dipakai untuk mempermalukan hikmat duniawi.<br \/>\nApakah kita tidak dapat mendengar suara Tuhan karena kita sedang jatuh dalam dosa dan tidak layak? \u00a0Meskipun kita jatuh, namun suara Tuhan berbicara di dalam hati kita dan memanggil untuk memenuhi kehendak-Nya.<br \/>\nHal pertama yang harus kita sadari, Tuhan dapat berbicara kepada siapa saja tanpa mempedulikan latar belakangnya. \u00a0Dia dapat berbicara kepada suami, atau istri, atau anak-anak kita. \u00a0Tuhan dapat berbicara kepada pembantu, tetangga, pengemis, atau siapapun di sekitar kita. \u00a0Dan Tuhan juga dapat berbicara langsung \u00a0di dalam hati kita.<br \/>\n1. Jangan pandang remeh orang lain yang menyampaikan suara firman Tuhan, karena Tuhan sendiri tidak pernah meremehkan orang ketika Ia memilih pelayan-Nya.<br \/>\n2. Jangan rendah diri dan merasa bahwa Tuhan tidak akan berbicara kepada kita dan melalui kita.<br \/>\n3. \u00a0Ketika Tuhan berfirman kepada kita, jadilah seperti yang difirmankan oleh Tuhan.<br \/>\nAmos, seorang peternak dari desa\u00a0kecil, tapi dipakai Allah untuk berbicara menyampaikan firman kebenaran-Nya. \u00a0Kalau Tuhan dapat memakai Amos, maka Tuhan juga dapat memakai saudara untuk menjadi corong suara Tuhan. \u00a0Kalau Amos dapat mendengar suara Tuhan, maka kita pun dapat mendengarkan suara-Nya.<br \/>\nFirman itu dekat dengan hatimu, yaitu di dalam mulutmu. \u00a0Penghalang satu-satunya untuk mendengar firman adalah ketidaktaatan kita. \u00a0Taatlah kepada Firman Tuhan, maka hati kita akan peka kepada suara-Nya. \u00a0Dengarlah! Tuhan sedang berbicara di dalam hatimu!<br \/>\n<em>Amos 1:1a<\/em><br \/>\n<em>&#8220;Perkataan yang dinyatakan kepada Amos, salah seorang peternak domba dari Tekoa,&#8230;&#8221;<\/em><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kepada setiap orang, Tuhan dapat berfirman. \u00a0Tuhan tidak melihat status dan kedudukan seseorang apakah derajatnya tinggi atau rendah, kaya atau miskin, terpandang atau hina, siapapun dapat mendengar Tuhan berfirman, ketika Tuhan menghendakinya. Amos, bukanlah seorang keturunan nabi yang resmi, namun ia hanyalah seorang peternak (Amos 1:1). \u00a0 Seorang peternak, profesi yang nampaknya tidak mungkin untuk &hellip; <\/p>\n<p class=\"link-more\"><a href=\"https:\/\/suarainjil.com\/wp\/2015\/11\/18\/tuhan-berfirman-secara-pribadi\/\" class=\"more-link\">Continue reading<span class=\"screen-reader-text\"> &#8220;Tuhan Berfirman Secara Pribadi&#8221;<\/span><\/a><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[156,416,500,558],"class_list":["post-4169","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-renungan-on-youtube","tag-firman-tuhan","tag-nabi","tag-peternak","tag-siapa-yang-dipakai-tuhan"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/suarainjil.com\/wp\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4169","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/suarainjil.com\/wp\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/suarainjil.com\/wp\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/suarainjil.com\/wp\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/suarainjil.com\/wp\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=4169"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/suarainjil.com\/wp\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4169\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/suarainjil.com\/wp\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=4169"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/suarainjil.com\/wp\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=4169"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/suarainjil.com\/wp\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=4169"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}