{"id":2229,"date":"2013-11-25T04:00:30","date_gmt":"2013-11-25T04:00:30","guid":{"rendered":"https:\/\/beritainjil.wordpress.com\/?p=2229"},"modified":"2013-11-25T04:00:30","modified_gmt":"2013-11-25T04:00:30","slug":"dari-pembunuh-menjadi-penginjil","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/suarainjil.com\/wp\/2013\/11\/25\/dari-pembunuh-menjadi-penginjil\/","title":{"rendered":"Dari Pembunuh Menjadi Penginjil"},"content":{"rendered":"<p>Kisah Para Rasul 9:1-19 menceritakan tentang pertobatan Saulus secara mujizat.\u00a0 Saulus adalah orang yang diberikan wewenang untuk menangkap, memenjarakan bahkan membunuh para pengikut Yesus Kristus, yang disebut sebagai pengikut Jalan Tuhan.<br \/>\nKebencian Saulus begitu besar sehingga ia menjadi begitu bersemangat untuk melakukan tugasnya ini.\u00a0 Salah satu korban yang dirajam di depan mata Saulus adalah Stefanus, seorang diaken yang penuh Roh Kudus.<br \/>\nDalam pemikiran Saulus kala itu, ia sedang menyenangkan hati Allah yang ia sembah, padahal tidak demikian. Dalam perjalanan ke Damsyik, dia bertemu Tuhan Yesus, dan itulah titik balik dalam kehidupannya.<br \/>\nKita dapat belajar dari kisah pertobatan Saulus untuk kita ambil hikmahnya dalam kehidupan kita, yaitu:<br \/>\n<strong>1. Melakukan tugas agama belum tentu selaras dengan kehendak Allah.<\/strong><br \/>\nSaulus yang adalah orang Yahudi, mengira bahwa ia sedang melakukan kehendak Allah padahal sama sekali tidak.\u00a0 Dalam perjalanan ke Damsyik, ia diliputi cahaya, dan ia mendengar suara: &#8220;Saulus, Saulus, mengapakah engkau menganiaya Aku?&#8221;\u00a0 Saulus bertanya: &#8220;Siapakah Engkau Tuhan?&#8221; Suara dari langit berkata: &#8220;Akulah Yesus yang engkau aniaya itu.&#8221;<br \/>\nMenganiaya jemaat Tuhan sama artinya dengan menganiaya Tuhan Yesus, sang Alfa Omega, pencipta langit dan bumi.\u00a0 Dialah Allah yang berkuasa.\u00a0 Peristiwa di Damsyik menjadi salah satu bukti bahwa Yesus adalah Tuhan yang Maha Kuasa.<br \/>\nHidup kita ini adalah anugerah Tuhan, marilah kita melakukan apa yang dikehendaki Tuhan.\u00a0 Apakah kita sedang melakukan kehendak Tuhan atau kehendak manusia? Apakah kita sedang menganiaya jemaat Tuhan? mungkin tidak secara fisik, tapi kita memecah belah umat Tuhan, kita &#8220;membunuh&#8221; jemaat denominasi lain, yang sama sama Kristen.\u00a0 Kita merasa diri lebih benar dari denominasi gereja lain. Hati-hatilah jangan sampai kita berbuat demikian.\u00a0 Kita semua yang percaya Yesus adalah satu tubuh di dalam Tuhan.<br \/>\n<strong>2. Terimalah Proses Pembentukan Dari Tuhan.<\/strong><br \/>\nSetelah bertemu Tuhan Yesus, Saulus menjadi buta selama 3 hari. Selama 3 hari 3 malam ia tidak makan dan minum. Ia didoakan oleh seorang utusan Tuhan bernama Ananias dan ia pun dapat melihat.<br \/>\nSaudara yang dikasihi Tuhan, terkadang Tuhan ijinkan suatu proses yang tidak enak dalam hidup kita. Mengapa? Karena Tuhan mau kita berubah dan siap untuk dipakai Tuhan.<br \/>\nJika saat ini kita mengalami proses Tuhan, renungkanlah, mungkin ada sesuatu yang Tuhan ingin kita lakukan bagiNya.\u00a0 Mungkin itu suatu perubahan sikap hati, tindakan atau gaya hidup, bahkan perubahan total dalam hal pekerjaan. Baiklah kita berdoa dan bertanya kepada Tuhan.\u00a0 Tuhan Yesus sungguh baik dan mau kita mengalami yang baik.<br \/>\n<strong>3. Hiduplah Bagi Tuhan<\/strong><br \/>\nPertemuan Saulus dengan Tuhan menjadi titik balik kehidupannya.\u00a0 Sesungguhnya tidak ada yang dapat tahan menghadapi hadirat Tuhan yang kudus.\u00a0 Kita harusnya mati bila diliputi hadirat kekudusan Allah, sebab kita penuh dengan dosa.\u00a0 Namun, Tuhan memberikan hidup bagi Saulus.\u00a0 Ini adalah kesempatan hidup kedua yang diberikan Tuhan kepadanya.\u00a0 Saulus, yang kemudian berganti nama menjadi Paulus berkata bahwa hidupku bukannya aku lagi, melainkan Kristus yang hidup di dalam aku.<br \/>\nPaulus menyerahkan hidupnya bagi Tuhan.\u00a0 Ia melayani Tuhan dengan memberitakan Injil dan membantu jemaat miskin.<br \/>\nSaudara yang terkasih, hidup kita sekarang ini adalah kesempatan hidup yang diberikan Tuhan untuk kita melayani Dia dan hidup bagi Dia saja.\u00a0 Hidup yang lama kita tinggalkan dan kita masuk dalam hidup yang baru yang dikehendaki Allah.\u00a0 Marilah kita mengerjakan panggilan Ilahi yaitu panggilan Kristus dalam hidup kita.<br \/>\nTuhan Yesus menyertai kita, amin.<br \/>\n(BT)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kisah Para Rasul 9:1-19 menceritakan tentang pertobatan Saulus secara mujizat.\u00a0 Saulus adalah orang yang diberikan wewenang untuk menangkap, memenjarakan bahkan membunuh para pengikut Yesus Kristus, yang disebut sebagai pengikut Jalan Tuhan. Kebencian Saulus begitu besar sehingga ia menjadi begitu bersemangat untuk melakukan tugasnya ini.\u00a0 Salah satu korban yang dirajam di depan mata Saulus adalah Stefanus, &hellip; <\/p>\n<p class=\"link-more\"><a href=\"https:\/\/suarainjil.com\/wp\/2013\/11\/25\/dari-pembunuh-menjadi-penginjil\/\" class=\"more-link\">Continue reading<span class=\"screen-reader-text\"> &#8220;Dari Pembunuh Menjadi Penginjil&#8221;<\/span><\/a><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"pagelayer_contact_templates":[],"_pagelayer_content":"","footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-2229","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-renungan-on-youtube"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/suarainjil.com\/wp\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2229","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/suarainjil.com\/wp\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/suarainjil.com\/wp\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/suarainjil.com\/wp\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/suarainjil.com\/wp\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2229"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/suarainjil.com\/wp\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2229\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/suarainjil.com\/wp\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2229"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/suarainjil.com\/wp\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2229"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/suarainjil.com\/wp\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2229"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}