{"id":123,"date":"2012-11-26T05:02:25","date_gmt":"2012-11-26T05:02:25","guid":{"rendered":"http:\/\/beritainjil.wordpress.com\/?p=123"},"modified":"2012-11-26T05:02:25","modified_gmt":"2012-11-26T05:02:25","slug":"kasih-adalah-hal-yang-terutama","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/suarainjil.com\/wp\/2012\/11\/26\/kasih-adalah-hal-yang-terutama\/","title":{"rendered":"Kasih Adalah Hal Yang Terutama"},"content":{"rendered":"<p><a href=\"http:\/\/beritainjil.files.wordpress.com\/2012\/11\/agapelove.jpg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignright size-medium wp-image-124\" title=\"agapelove\" alt=\"\" src=\"http:\/\/beritainjil.files.wordpress.com\/2012\/11\/agapelove.jpg?w=300\" height=\"195\" width=\"300\" srcset=\"https:\/\/suarainjil.com\/wp\/wp-content\/uploads\/2012\/11\/agapelove.jpg 600w, https:\/\/suarainjil.com\/wp\/wp-content\/uploads\/2012\/11\/agapelove-300x196.jpg 300w, https:\/\/suarainjil.com\/wp\/wp-content\/uploads\/2012\/11\/agapelove-230x150.jpg 230w\" sizes=\"auto, (max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/><\/a>1 Korintus 13 berbicara tentang Kasih.\u00a0 Fokus dari ayat-ayat dalam pasal tersebut adalah kasih. \u00a0Rasul Paulus membandingkan kasih itu dengan kegiatan rohani, ritualitas agama, atau religiusitas kita.\u00a0 Perhatikan ayat-ayat tersebut khususnya ayat 1 sampai 3, Paulus memperbandingkan kegiatan keagamaan dengan kasih. Bahkan bukan saja dengan kegiatan keagamaan, tetapi kasih itu diperbandingkan juga dengan berbagai-bagai karunia rohani yang dapat dimiliki seseorang.\u00a0 Dan ternyata, hasil dari perbandingan itu adalah kasih yang lebih utama.<br \/>\nReligiusitas atau aktivitas kerohanian seseorang mungkin dapat dikatakan excellent, sangat baik, tetapi ternyata tidak menjamin bahwa seseorang itu punya kasih. Dalam kehidupan bergereja, mungkin saja kita sebagai pengurus atau majelis gereja, atau bahkan pendeta atau hamba Tuhan, punya berbagai program pelayanan yang sangat bagus, tetapi\u00a0 itu tidak menjamin bahwa kita memiliki kasih.<br \/>\nAda banyak orang yang aktif secara rohani, tetapi hatinya beku tanpa kasih.\u00a0 Program diakonia berjalan, bagi-bagi sembako ada programnya, \u00a0tetapi tidak ada kasih di dalam hati, karena itu dijalankan semata-mata oleh sebab sudah diprogramkan.<br \/>\nSungguh suatu ironi, ternyata yang harus didahulukan adalah kasih.\u00a0 Kita harus memiliki kasih terlebih dahulu. Kalau ada kasih dalam kita, maka kita pasti mau melayani, mau berkorban.\u00a0 Jadi, bukan sebaliknya.\u00a0\u00a0 Tuhan menyelidiki dan tahu kedalaman hati kita, apakah kita tulus melakukan berlandaskan kasih atau keterpaksaan, atau bahkan kemunafikan.<br \/>\nMarilah kita hidup dalam kasih, miliki kasih itu dan tinggal di dalam kasih-Nya.<br \/>\nPenjabaran tentang apa itu kasih, dapat kita baca dari ayat 4 sampai 13. Disebutkan demikian: \u201c Kasih itu sabar, kasih itu murah hati, ia tidak cemburu. Ia tidak memegahkan diri dan tidak sombong.\u00a0 Ia tidak melakukan yang tidak sopan dan tidak mencari keuntungan diri sendiri.\u00a0 Ia tidak pemarah dan tidak menyimpan kesalahan orang lain.\u00a0 Ia tidak bersukacita karena ketidakadilan, tetapi karena kebenaran.\u00a0 Ia menutupi segala sesuatu, percaya segala sesuatu, mengharapkan segala sesuatu, sabar menanggung segala sesuatu.\u00a0 Kasih tidak berkesudahan. \u2026Yang paling besar diantara iman, pengharapan, dan kasih ialah KASIH.\u201d<br \/>\nKasihilah Tuhan dan kasihilah sesamamu manusia!\u00a0 Kiranya Tuhan Yesus memberkati saudara senantiasa.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>1 Korintus 13 berbicara tentang Kasih.\u00a0 Fokus dari ayat-ayat dalam pasal tersebut adalah kasih. \u00a0Rasul Paulus membandingkan kasih itu dengan kegiatan rohani, ritualitas agama, atau religiusitas kita.\u00a0 Perhatikan ayat-ayat tersebut khususnya ayat 1 sampai 3, Paulus memperbandingkan kegiatan keagamaan dengan kasih. Bahkan bukan saja dengan kegiatan keagamaan, tetapi kasih itu diperbandingkan juga dengan berbagai-bagai karunia &hellip; <\/p>\n<p class=\"link-more\"><a href=\"https:\/\/suarainjil.com\/wp\/2012\/11\/26\/kasih-adalah-hal-yang-terutama\/\" class=\"more-link\">Continue reading<span class=\"screen-reader-text\"> &#8220;Kasih Adalah Hal Yang Terutama&#8221;<\/span><\/a><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"pagelayer_contact_templates":[],"_pagelayer_content":"","footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-123","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-renungan-on-youtube"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/suarainjil.com\/wp\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/123","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/suarainjil.com\/wp\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/suarainjil.com\/wp\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/suarainjil.com\/wp\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/suarainjil.com\/wp\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=123"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/suarainjil.com\/wp\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/123\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/suarainjil.com\/wp\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=123"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/suarainjil.com\/wp\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=123"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/suarainjil.com\/wp\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=123"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}