{"id":4756,"date":"2015-01-22T06:56:27","date_gmt":"2015-01-22T06:56:27","guid":{"rendered":"http:\/\/suarainjil.com\/?page_id=2"},"modified":"2024-10-10T15:26:49","modified_gmt":"2024-10-10T15:26:49","slug":"about","status":"publish","type":"page","link":"https:\/\/suarainjil.com\/wp\/about\/","title":{"rendered":"About"},"content":{"rendered":"<p>Kasih karunia Allah itu sungguh luar biasa.<br \/>Kita akan senantiasa kagum dan takjub akan kasih-Nya kepada kita. \u00a0Betapa tidak, kita yang seharusnya binasa, diberikan anugerah keselamatan.<br \/>Saya dan saudara adalah orang-orang yang beruntung, karena lolos dari hukuman maut. \u00a0Hukuman yang seharusnya kita terima akibat dosa kita, tidak ditanggungkan kepada kita melainkan kepada Yesus Kristus. \u00a0 Betapa luar biasa dan sungguh membahagiakan bagi kita.<br \/>Firman Tuhan berkata : Berbahagialah orang yang kesalahannya tidak diperhitungkan Tuhan kepadanya. (Roma 4:8)<br \/>Saya berbahagia, sungguh merasa bahagia luar biasa, melebihi apapun yang ada di dunia ini. Saudara pun adalah orang-orang yang berbahagia, karena Yesus Kristus telah menanggung dosa kita dan memberikan jalan keselamatan pada kita.<br \/>Tapi kebahagiaan kita itu, perlu kita sadari, kita peroleh melalui suatu pengorbanan yang mahal harganya, yaitu darah Yesus Kristus, sang Mesias. \u00a0Ia telah mati untuk menebus segala dosa kita dan menyelamatkan kita dari hukuman dosa dan maut. \u00a0Namun, kita kembali bersukacita, karena Yesus Kristus tidak berdiam di dalam kubur, tetapi Dia bangkit dan naik ke surga dan akan datang kembali untuk menjemput kita. \u00a0Ini adalah suatu sukacita dan pengharapan yang sungguh luar biasa.<br \/>Dia meninggalkan &#8220;surat cinta&#8221; kepada kita untuk dibaca setiap hari.<br \/>Sebuah &#8220;Surat Cinta&#8221; yang bernama Alkitab. \u00a0Yesus Kristus adalah kekasih kita. \u00a0Alkitab sendiri mengatakannya demikian di jaman para nabi, bahwa Allah akan menyebut kita sebagai kekasih (Roma 9:25).<br \/>Kita juga dapat memanggil-Nya sebagai Sahabat, karena Tuhan Yesus menyebut kita sebagai sahabat-Nya. \u00a0Dan, Ia meninggalkan &#8220;Surat Cinta&#8221; untuk kita, sahabat-sahabat-Nya. \u00a0Sebuah Surat Cinta yang tak terbatas, Cinta yang berbeda daripada cinta yang ada di dunia. \u00a0Bukan Cinta hawa nafsu, melainkan Cinta Agape. \u00a0Cinta-Nya kekal dan tak bersyarat. \u00a0Cinta-Nya itu telah Dia buktikan di atas salib.<br \/>Bacalah &#8220;Surat Cinta&#8221;-Nya setiap hari. \u00a0Bila kita mencintai-Nya, kita akan selalu ingin membaca surat-Nya. \u00a0Renungkanlah itu dan lakukanlah apa yang Ia kehendaki bagi kita. Suatu saat nanti, kita akan bertemu lagi dengan Dia, \u00a0Tuhan Yesus Kristus, Kekasih, dan Sahabat kita yang sejati.<br \/>Tuhan Yesus memberkati saudara.<\/p>\n<p><em>Salam Dalam Kasih-Nya,<\/em><\/p>\n<p>Ps. Billy Tambahani<br \/><small>Lulus dari Teknik Sipil ITB tahun 1999 dan mendapatkan panggilan Tuhan sewaktu masih di semester 2. Melanjutkan studi S2 Pastoral di STT Kharisma Bandung dan lulus pada 2011. Setelah itu, menempuh studi\u00a0 Diaconia and Christian Social Practices, di Fakultas Teologi Charles University, Praha dan lulus pada 2019.\u00a0 Gembala GBI Filadelfia Prague (FiladelfiaDiaconia.cz).<\/small><\/p>\n\n\n<\/small>\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"243\" height=\"221\" class=\"wp-image-10475\" src=\"https:\/\/suarainjil.com\/wp\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/IMG-20220820-WA0028.jpg\" alt=\"\" \/><\/figure>\n<small>\n\n\n<p><\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kasih karunia Allah itu sungguh luar biasa.Kita akan senantiasa kagum dan takjub akan kasih-Nya kepada kita. \u00a0Betapa tidak, kita yang seharusnya binasa, diberikan anugerah keselamatan.Saya dan saudara adalah orang-orang yang beruntung, karena lolos dari hukuman maut. \u00a0Hukuman yang seharusnya kita terima akibat dosa kita, tidak ditanggungkan kepada kita melainkan kepada Yesus Kristus. \u00a0 Betapa luar &hellip; <\/p>\n<p class=\"link-more\"><a href=\"https:\/\/suarainjil.com\/wp\/about\/\" class=\"more-link\">Continue reading<span class=\"screen-reader-text\"> &#8220;About&#8221;<\/span><\/a><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"parent":0,"menu_order":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","template":"","meta":{"pagelayer_contact_templates":[],"_pagelayer_content":"","footnotes":""},"class_list":["post-4756","page","type-page","status-publish","hentry"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/suarainjil.com\/wp\/wp-json\/wp\/v2\/pages\/4756","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/suarainjil.com\/wp\/wp-json\/wp\/v2\/pages"}],"about":[{"href":"https:\/\/suarainjil.com\/wp\/wp-json\/wp\/v2\/types\/page"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/suarainjil.com\/wp\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/suarainjil.com\/wp\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=4756"}],"version-history":[{"count":9,"href":"https:\/\/suarainjil.com\/wp\/wp-json\/wp\/v2\/pages\/4756\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":12531,"href":"https:\/\/suarainjil.com\/wp\/wp-json\/wp\/v2\/pages\/4756\/revisions\/12531"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/suarainjil.com\/wp\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=4756"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}