Dari Yang Biasa menjadi Yang Hebat


Nats Alkitab:
Kisah Para Rasul 4:13
Ketika sidang itu melihat keberanian Petrus dan Yohanes dan mengetahui, bahwa keduanya orang biasa yang tidak terpelajar, heranlah mereka; dan mereka mengenal keduanya sebagai pengikut Yesus.

Tuhan bekerja dengan cara yang sangat berbeda dengan cara yang dilakukan manusia. Perusahaan atau organisasi di dunia biasanya mencari orang yang pintar, hebat dan mumpuni. Tapi Tuhan mencari orang-orang yang biasa-biasa, yang tidak penting dan yang nampak lemah serta bodoh dalam pemandangan manusia.
Sebagai contoh, Tuhan Yesus memilih sekelompok orang yang tidak penting sebagai murid-murid Nya, namun setelah mereka dipenuhi dengan Roh, mereka “membalikkan dunia.”
Selama pelayanan-Nya di bumi, Tuhan Yesus memberi makan ribuan orang dengan sedikit bekal makan siang seorang anak kecil, dan Dia memandang dua koin kecil dari seorang janda sebagai persembahan yang lebih besar daripada semua persembahan yg berlimpah lainnya (Yohanes 6: 5-12; Lukas 21: 2-3).

Tuhan begitu hebat dalam memakai orang-orang yang secara dunia dianggap tidak memenuhi syarat untuk menyelesaikan tugas-tugas-Nya. Musa, seorang gembala berusia 80 tahun yang gagap, dipakai Tuhan untuk membebaskan suatu bangsa. Gideon, seorang yg lari bersembunyi dari musuh, dijadikan seorang pejuang yang gagah berani. Daud, anak bungsu yang terabaikan, dipakai Tuhan untuk mengalahkan seorang raksasa yaitu Goliat, hanya dengan menggunakan batu kecil dan Tuhan juga menjadikan Daud, seorang raja terbesar di Israel.

Tuhan tidak mencari orang-orang yang hebat; Dia menginginkan dan mencari orang-orang yang mau dipakai dan yang taat serta rendah hati. Menjadi lemah dan biasa-biasa saja tidak membuat kita tidak berguna. Sebaliknya, Tuhan dapat memakai kita sebagai alatNya untuk menunjukkan kekuatan dan kemuliaanNya dalam hidup kita.
Dia memakai orang-orang yang tidak penting dan membuat mereka menjadi hebat.
Pernahkah kita berpikir bahwa kekurangan kemampuan, kekurangan bakat, atau kekurangan keterampilan kita, malahan menjadikan kita seseorang yang ideal untuk dipakai Tuhan untuk memperlihatkan kekuatan dan kemuliaan Kristus yang luar biasa? Jika kita bersedia tunduk pada pimpinan dan karya-Nya yang mengiring kita kepada iman dan ketaatan kita kepada Tuhan, maka Dia akan melakukan hal-hal besar di dalam dan melalui kita. Amin.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *