Tuhan Memegang Tangan Kanan Kita

Sungguh luar biasa kasih dan kuasa Tuhan!  Sebagai seorang pelayan Tuhan, saya tidak hanya menguatkan orang lain tetapi juga sebaliknya, dikuatkan oleh orang lain.  Tentu hal tersebut merupakan pekerjaan Tuhan, digerakkan oleh Roh Kudus, sehingga orang lain dapat menjadi saluran kekuatan-Nya, baik melalui ucapan maupun tindakan, yang meneguhkan kita akan sesuatu yang sedang dan akan Tuhan kerjakan.

Kejadian semacam ini berulangkali terjadi dalam kehidupan saya, melalui orang-orang yang dipakai Tuhan dalam waktunya yang berbeda-beda. Ada semacam fase-fase yang unik dengan orang-orang yang unik pula, untuk membantu dan meneguhkan langkah kaki kita dalam rencana Allah.

Seorang bapak yang tidak saya kenal secara mendadak datang ke rumah saya beberapa hari lalu, dan mendoakan serta memberikan ayat firman Tuhan yang meneguhkan di dalam Yesaya 41:13 yang tertulis demikian:
“Sebab Aku ini, TUHAN, Allahmu, memegang tangan kananmu dan berkata kepadamu: “Janganlah takut, Akulah yang menolong engkau.”

Ketika ayat ini dibacakan, hati saya menjadi semakin kuat dan teguh dalam keyakinan akan penyertaan Tuhan pada apa yang sedang dan akan saya jalani bersama keluarga. Tuhan Yesus mengirimkan seorang hamba-Nya untuk menguatkan hamba-Nya yang lain dengan firman Tuhan.

Dalam kehidupan ini, ada saatnya kita menguatkan dan ada pula saat dimana kita yang dikuatkan.  Tuhan masih terus bekerja sampai saat ini dan menyertai kita senantiasa.  Tidak ada yang kebetulan dalam hidup, sebab semua ada dalam pengaturan Tuhan.  Sikap kerendahan hati akan membuat kita mudah untuk mengalami pembentukan dari Tuhan. Dan Tuhan itu setia kepada janji-Nya dan akan memenuhi semua dalam kehidupan kita.

“Janganlah takut! Sebab Akulah yang menolong engkau”, firman Tuhan.  Haleluya!