Tidak Ada Tempat Untuk Lari Dari Tuhan

Ke mana aku dapat pergi menjauhi roh-Mu, ke mana aku dapat lari dari hadapan-Mu?
Jika aku mendaki ke langit, Engkau di sana; jika aku menaruh tempat tidurku di dunia orang mati, di situ pun Engkau.
Jika aku terbang dengan sayap fajar, dan membuat kediaman di ujung laut,
juga di sana tangan-Mu akan menuntun aku, dan tangan kanan-Mu memegang aku.
Jika aku berkata: “Biarlah kegelapan saja melingkupi aku, dan terang sekelilingku menjadi malam,”
maka kegelapan pun tidak menggelapkan bagi-Mu, dan malam menjadi terang seperti siang; kegelapan sama seperti terang.
Sebab Engkaulah yang membentuk buah pinggangku, menenun aku dalam kandungan ibuku.
Aku bersyukur kepada-Mu oleh karena kejadianku dahsyat dan ajaib; ajaib apa yang Kaubuat, dan jiwaku benar-benar menyadarinya.
Tulang-tulangku tidak terlindung bagi-Mu, ketika aku dijadikan di tempat yang tersembunyi, dan aku direkam di bagian-bagian bumi yang paling bawah;
mata-Mu melihat selagi aku bakal anak, dan dalam kitab-Mu semuanya tertulis hari-hari yang akan dibentuk, sebelum ada satu pun dari padanya.
Dan bagiku, betapa sulitnya pikiran-Mu, ya Allah! Betapa besar jumlahnya!
Jika aku mau menghitungnya, itu lebih banyak dari pada pasir. Apabila aku berhenti, masih saja aku bersama-sama Engkau.
(Mazmur 139:7-18)

Kita tidak dapat lari dari Tuhan sebab tidak ada tempat untuk bersembunyi dari Tuhan.  Tuhan ada di surga dan di bumi.  Hadiratnya ada dimana-mana, di lautan dan daratan, di gunung dan di lembah, di atas langit dan di bawah samudera, bahkan tempat terujung di bumi dan di segala tempat tersembunyi, disitu pun Tuhan ada.

Mau kemana engkau pergi lari dari Tuhan? Tidak ada yang tersembunyi bagi Dia. Kembalilah kepada-Nya, sebab dalam Dia ada ketenangan, sukacita dan keselamatan. 

Nabi Yunus mencoba lari dari Tuhan, tapi di tengah samudera ia sadar bahwa Tuhan melihat dirinya. Gelombang laut menelan tubuh Yunus ketika dilemparkan, dan seekor ikan menjadi tempat perteduhannya selama 3 hari.  Di dalam perut ikan yang besar itu, ia berseru kepada Tuhan, dan Tuhan mendengar dia serta melepaskan dia dari kesesakannya.

Tidak ada tempat yang tersembunyi bagi Tuhan.  Di saat kita mungkin berpikir bahwa Tuhan tidak mungkin mendengar doaku karena tempatku begitu terpencil dan sangat jauh dari pertolongan, sesungguhnya Tuhan mampu mendengar setiap bisikan hati siapapun dari tempat terjauh sekalipun dalam pemikiran manusia.  Dan Tuhan sanggup menyediakan pertolongan di saat segala sesuatunya mustahil.  Dalam kegelapan yang paling gelap pun, Tuhan sanggup memberi terang dengan cahaya tuntunan-Nya yang ajaib.

Berserulah kepada-Nya dan ingatlah, Tuhan selalu ada bersama-sama kita di segala tempat dan segala keadaan, sebab Dia adalah IMMANUEL.  Tuhan Yesus menyertai kita senantiasa.