Nomor Handphone = Identifikasi Diri = Sinyal 666?

mark666
Ilustrasi 666

Dalam wawancara dengan BBC, Martin Cooper, yang dijuluki “bapak ponsel” karena mempelopori kelahiran industri komunikasi nirkabel, mengatakan, ingin menciptakan sesuatu yang akan mewakili individu sehingga seseorang bisa menetapkan sebuah nomor. “Bukan (nomor yang ditujukan-red) ke suatu tempat, bukan ke meja, bukan untuk rumah. Tapi untuk seseorang,” tegas Cooper, seraya bertekad ingin menjadikan ponsel sebagai benda pribadi. (sumber: Kompas.com, klik disini untuk membaca sumber )

Pesatnya perkembangan teknologi membuat kita tertegun dan heran betapa cepatnya perubahan dan penemuan serta penerapan teknologi baru pada sebuah alat kecil yang disebut handphone.  Handphone menjadi alat yang semakin cerdas, tidak hanya untuk sekedar menelpon tetapi juga untuk berbagai aktivitas lainnya yang mendukung hidup manusia.

Namun, dalam perkembangannya, ternyata ada tanda-tanda yang menunjukkan bahwa handphone pun merupakan sinyal akan adanya penerapan nomor identifikasi pada setiap manusia, pribadi per pribadi.   Lihatlah perkembangan handphone yang semakin hari semakin kecil, meskipun saat ini lagi trend hp yang ukurannya besar karena layarnya lebar. Namun, bila memperhatikan perkataan dari Cooper kita akan terkesima karena ia mengatakan jauh sebelumnya, demikian: “Kami membayangkan bahwa suatu hari ponsel akan sangat kecil, sehingga Anda bisa menggantungnya di telinga, atau bahkan ponsel akan tertanam di bawah kulit Anda.”

Pentingnya penerapan nomor khusus bagi setiap orang sudah terpikirkan dan sudah mulai dibuat penerapannya dengan menggunakan chip, yang berisi berbagai informasi diri dari orang yang memakainya. Penggunaan kartu kredit, kartu debit, kartu telepon, bahkan sampai kartu elektronik kendaraan bermotor untuk keperluan lalulintas jalan, merupakan sinyal-sinyal bahwa memang pada akhirnya akan ada suatu waktu dimana setiap orang akan diberikan nomor khusus yang dipakai untuk berbagai keperluan dalam hidupnya.  Di Indonesia saja, sudah mulai diberlakukan KTP elektronik, tilang elektronik, kemanakah semua yang elektronik itu akan berujung? Bila kita memikirkannya maka kita akan menemukan bahwa era digital atau elektronik inilah yang nantinya akan mengatur dunia.

Penerapan nomor identifikasi ini bukan tidak menguntungkan, sebab ada efek positif buat para penegak hukum untuk mencari dengan mudah para penjahat atau buronan yang lari dari kejaran polisi. Seorang anak kecil yang diculik akan dengan mudah dilacak keberadaannya bila ia memakai nomor identifikasi ini dalam tubuhnya. Orang yang pikun dan hilang di kota, akan mudah dicari bila memakai nomor identifikasi elektronik karena teknologi yang bisa melacak lokasinya.

Handphone smart yang saat ini beredar di pasaran, merupakan salah satu bukti bahwa suatu saat akan diterapkan hal ini pada semua umat manusia. Perhatikanlah betapa tercengangnya kita memperhatikan posisi lokasi kita sendiri di layar handphone dengan menggunakan fasilitas map/peta dari google. Pergerakan kita pun bisa dilihat melalui layar map tersebut. Bukankah ini nantinya akan menjadi isyarat bahwa suatu saat setiap manusia akan dengan mudah dilacak pergerakan dan keberadaannya?

Dulu kita masih tidak menyadari perkembangan ini akan berakhir dimana.  Namun, di abad modern sekarang ini, kita mulai paham, betapa apa yang dikatakan oleh Alkitab dalam Wahyu itu sudah mulai menjadi kenyataan. Dalam Wahyu 13:16-18 tertulis demikian:
“Dan ia menyebabkan, sehingga kepada semua orang, kecil atau besar, kaya atau miskin, merdeka atau hamba, diberi tanda pada tangan kanannya atau pada dahinya, dan tidak seorangpun yang dapat membeli atau menjual selain dari pada mereka yang memakai tanda itu, yaitu nama binatang itu atau bilangan namanya. Yang penting di sini ialah hikmat: barangsiapa yang bijaksana, baiklah ia menghitung bilangan binatang itu, karena bilangan itu adalah bilangan seorang manusia, dan bilangannya ialah enam ratus enam puluh enam.”

Pada jaman anti Kristus, penerapan nomor identifikasi dengan tanda 666 akan diberlakukan kepada setiap orang yang ada di muka bumi. Dan ini sudah mulai terjadi di beberapa negara seperti Amerika Serikat.  Setiap orang yang memakai tanda ini akan leluasa melakukan berbagai transaksi secara elektronik, berjual beli, berkomunikasi, dan sebagainya.  Yang tidak memakai tanda tidak akan mendapat fasilitas seperti itu,  sehingga akan menderita karena tidak dapat mengakses sumber-sumber untuk penghidupannya.   Saat ini saja, kita bisa melakukan transaksi perbankan elektronik hanya dengan memakai handphone tanpa perlu pergi ke bank.  Semua teknologi komunikasi, transaksi, dan sebagainya itu yang ada saat ini pada akhirnya akan disederhanakan, disatukan  dan dijadikan universal.  Intinya adalah bahwa dengan melihat tanda-tanda yang ada dalam perkembangan teknologi yang kita lihat saat ini, waktunya, entah kapan, tetapi sudah tidak lama lagi.

Apa yang harus kita lakukan sebagai orang yang percaya, sebagai anak Tuhan adalah taat dan setia mengerjakan firman Tuhan dalam kehidupan kita. Marilah kita hidup bagi Tuhan Yesus dan mengasihi satu sama lain. Pikirkan yang suci, lakukan yang baik dan berkenan, serta berkata yang baik. Ingatlah bahwa hidup di dunia ada akhirnya, tetapi roh kita akan kembali kepada Bapa di surga, dalam kekekalan kita menerima keselamatan dan kehidupan yang penuh damai dan sukacita bersama Tuhan Yesus.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *