Dimana Letak Kebahagiaan ?

Kita pasti punya keinginan untuk hidup bahagia. Kebahagiaan yang seringkali terpikir oleh kita adalah suatu keadaan tertentu yang harus kita capai, misalnya: “Saya akan bahagia kalau saya punya rumah”, “Saya akan bahagia kalau tinggal di luar negeri”, “Saya akan bahagia kalau punya pekerjaan yang bagus”, atau “Saya akan bahagia kalau saya menikah”, dan lain-lain masih banyak lagi contoh yang berbeda-beda menurut masing-masing orang.

Padahal kebahagiaan itu sebenarnya adalah keadaan hati.  Bahagia itu terletak pada hati yang bersyukur.  Tuhan Yesus mengucapkan 10 ucapan bahagia, diantaranya adalah berbahagialah orang yang miskin, berbahagialah orang yang berdukacita, berbagialah orang yang murah hati, yang kalau kita perhatikan ternyata kebahagiaan itu bukanlah disebabkan oleh keadaan dan tidak bergantung pada keadaan, tapi merupakan pilihan setiap orang, sekaligus juga adalah anugerah.  Kita dapat memilih untuk berbahagia atau tidak berbahagia.

Sesungguhnya Tuhan telah menganugerahkan kebahagiaan itu dalam hidup kita, tinggal kita memilih untuk hidup dalam kebahagiaan itu atau tidak.

Bahagia bukan soal dimana kita berada, atau keadaan kita, bukan soal seberapa banyak harta yang kita punyai, bukan soal kehebatan atau kekuatan serta kesuksesan. Kebahagiaan ada di dalam hati yang selalu sadar dan bersyukur.

“Kecaplah dan lihatlah, betapa baiknya TUHAN itu! Berbahagialah orang yang berlindung pada-Nya!” (Mazmur 34:8)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *