Mau Take Off, Mendadak Berhenti

Air France merupakan salah satu maskapai penerbangan yang terpercaya reputasinya, sehingga naik pesawat ini ada perasaan aman.  Tapi, sebenarnya rasa aman ini semu, karena bersifat sementara saja.  Rasa aman sejati itu hanya ada di dalam Tuhan. Dalam penerbangan dari Singapura menuju ke Paris, semua bangku dalam pesawat terisi penuh. Pesawat sudah bersiap menuju landasan pacu.  Sampai di ujung landasan pacu, mesin pesawat telah mencapai maksimal dan pesawatpun melaju kencang untuk take off.  Tapi tiba-tiba, mesin pesawat menurun drastis, dan pesawat mendadak menjadi pelan. Semua penumpang kaget dan saling memandang dan bertanya apa yang terjadi.  Tak ada pengumuman dari kokpit. Pesawat melaju perlahan dan menuju ke dekat area parkir pesawat. Suasana cukup tegang saat itu dan penuh tanda tanya.  Dalam jangka waktu cukup lama, kurang lebih 10 menit, barulah ada pengumuman dari pilot bahwa tidak ada masalah teknis yang menyebabkan ia membatalkan take off.  “tidak ada masalah yang serius, tapi masalahnya pada lalulintas udara yang padat”, katanya.  Hmmm… tapi perasaan sepertinya ada masalah serius. Pesawat berhenti cukup lama, sekitar 15 menit.  Dan setelah itu, ada suara pilot mengumumkan bahwa pesawat sudah siap untuk take off.  “Wah,, kali ini rasanya saya yang tidak siap take off”, gumam saya. Saya  berdoa, dan menyerahkan semua kepada Tuhan.  Segala rasa takut hilang saat menyerahkan seluruh hidup kita pada-Nya.  Mati dan hidup kita ada dalam kekuasaan Tuhan.  Segala rasa takut akan sirna bila kita berserah penuh. Pesawat pun take off dan tiba di Paris dengan selamat. Puji Tuhan. Inti dari kisah ini adalah penyerahan diri kita kepada Tuhan.  Ketakutan akan kematian seringkali kita alami dalam situasi tertentu.  Namun, sesungguhnya Yesus Kristus telah melenyapkan rasa takut kita, karena Ia telah menang atas maut. “Hai maut di manakah kemenanganmu? Hai maut, di manakah sengatmu?” (1 Korintus 15:55) Kristus telah memberikan kita kemenangan atas maut, itu sebabnya kita tidak akan takut, sebab hidup kekal telah diberikan kepada kita. Kematian tak akan menjadi penyebab ketakutan kita, sebab kematian orang yang beriman kepada Kristus Yesus, adalah suatu keuntungan.  Kita akan masuk ke dalam surga yang damai dan kekal karena Kristus. Jangan takut, ada Tuhan Yesus beserta kita!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *