Darah Yesus Menebus Dosa Kita

“Sebab inilah darah-Ku, darah perjanjian, yang ditumpahkan bagi banyak orang untuk pengampunan dosa.” (Matius 26:28)

Dalam perjamuan terakhir bersama para murid, Tuhan Yesus mengambil roti dan cawan berisi anggur.  Ia berkata mengenai roti itu, “Ambillah, makanlah, inilah tubuh-Ku.”

Seperti roti yang tercabik dan terpecah, begitulah tubuh-Nya terpecah dan tercabik agar setiap orang dapat makan dari roti sorgawi yaitu tubuh Kristus yang memberi kehidupan.  Tubuh-Nya tersalib dan mati agar tubuh kita memperoleh kehidupan.

Dan setelah itu, Tuhan Yesus mengambil  cawan berisi anggur, dan berkata bahwa itu adalah darah-Nya, yakni darah perjanjian yang ditumpahkan bagi banyak orang untuk pengampunan dosa.   Ketika dalam proses menuju salib, Tuhan Yesus telah mencucurkan darah-Nya, yakni ketika ia disesah, dicambuk, dan dimahkotai dengan mahkota duri.  Darah mengalir bercucuran, bukan hanya setetes dua tetes, melainkan begitu banyak darah-Nya yang keluar.  Demikian pula, ketika Ia disalibkan, ketika paku ditancapkan ke kedua tangan dan kedua kakinya, darah-Nya mengalir membasahi bumi,  Begitu pula, ketika seorang prajurit Romawi menusukkan sebuah tombak ke lambung-Nya, darah-Nya kembali tertumpah.

Tuhan Yesus telah mengetahui sebelum Ia disalibkan, karena tujuan kedatangan-Nya adalah untuk disalibkan untuk menggantikan kita sebagai yang terhukum.  Ia telah menanggung kutuk dosa kita di atas kayu salib supaya kita tidak binasa karena dosa.  Darah-Nya adalah darah perjanjian yang mengampuni kita dari segala dosa.  Darah-Nya yang suci, layak untuk menebus segala dosa kita.

Setiap orang sudah berbuat dosa dan telah kehilangan kemuliaan Allah.  Siapakah yang dapat menyelamatkan dirinya sendiri ?  Dapatkah manusia yang berdosa menyucikan dirinya dengan perbuatan baiknya ?  Tidak ada.  Hanya pengampunan Allah yang menjadi jalan keluar bagi kita, segenap orang-orang berdosa.
Dan Tuhan Yesus Kristus menawarkannya kepada kita semua, kepada saudara yang sedang membaca renungan ini.  Maukah saudara menerima panggilan Allah untuk datang kepada-Nya, menerima pengampunan dosa di dalam Tuhan Yesus Kristus?
Hari ini adalah hari penentuan buat saudara, jangan tunda besok, karena besok kita tidak pernah tahu apa yang akan terjadi.  Lakukanlah hari ini, karena kasih karunia Allah terbuka lebar untuk saudara.

Percayalah kepada Tuhan Yesus Kristus dan terimalah anugerah keselamatan daripada-Nya.  Di dalam Dia, ya hanya di dalam Yesus Kristus, kita memperoleh pengampunan atas segala dosa kita dan menerima anugerah keselamatan serta kehidupan yang kekal.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *