Ada Apa Di September 2015

Bulan September tahun ini, 2015, disebut sebagai bulan yang berbahaya? Informasi dan perkataan ini banyak ditemukan di berbagai blog, diskusi, dan media di internet.  Bahkan terdengar juga dalam khotbah-khotbah yang disampaikan oleh beberapa pengkhotbah gereja.

Apanya yang berbahaya? Tentu kita yang mendengarnya ingin tahu supaya sedapat mungkin bisa menghindari bahaya itu.  Bahaya yang dimaksudkan ternyata adalah bahwa bulan September ini akan terjadi “rapture” atau pengangkatan gereja yaitu diangkatnya orang-orang percaya untuk bertemu Tuhan di udara, dan menghindarkan mereka dari pemerintahan anti-Kris di dunia.  Dengan demikian berarti dunia akan segera berakhir kiamat dalam beberapa tahun lagi.

Tapi benarkah hal ini akan terjadi di bulan September 2015?  Saya hanya bisa mengatakan bahwa sebenarnya tidak seorang pun tahu kapan hari dan saatnya itu akan terjadi.  Bahkan Tuhan Yesus sendiri mengatakan bahwa Anak Manusia juga tidak tahu, hanya Bapa yang tahu waktunya.

Jika Tuhan Yesus sendiri mengatakan demikian maka kita pun sebaiknya tidak dengan sembarangan menyebut kapan hari dan waktunya, sebab hal ini akan memiliki efek praktis yang bermacam-macam dalam kehidupan jemaat.  Untuk yang awam sekali, bisa mengambil keputusan berdasarkan ketakutan.  Bagi yang sudah dewasa rohani, dapat memilah dan memilih tindakan apa yang terbaik dalam meresponinya.

Jadi, untuk menjadi penyeimbang dari apa yang terdengar dan terbaca mengenai fenomena di bulan September 2015, maka berikut ini hal-hal yang perlu kita pahami:
1. Tidak ada seorangpun yang tahu hari dan saatnya.
2. Jangan panik mendengar khotbah seperti ini yakni yang berisi prediksi akan hari kiamat.
3. bersikaplah sebagai orang percaya yang bijaksana yaitu meresponi segala sesuatu dengan memohon hikmat dan pimpinan Tuhan.
4. taat dan setia kepada Tuhan Yesus, lakukan yang baik dan segala sesuatu dilandaskan oleh kasih Kristus.
5. Jalani aktifitas sehari-hari sebagaimana biasanya, di dalam hubungan erat dengan Kristus.
6. Berdoa dan berjaga-jaga senantiasa.

Bacaan Alkitab:

Markus 13:33
“Hati-hatilah dan berjaga-jagalah! Sebab kamu tidak tahu bilamanakah waktunya tiba.”

Wahyu 16:15
“Lihatlah, Aku datang seperti pencuri. Berbahagialah dia, yang berjaga-jaga dan yang memperhatikan pakaiannya, supaya ia jangan berjalan dengan telanjang dan jangan kelihatan kemaluannya.”

Wahyu 3:3
“Karena itu ingatlah, bagaimana engkau telah menerima dan mendengarnya; turutilah itu dan bertobatlah! Karena jikalau engkau tidak berjaga-jaga, Aku akan datang seperti pencuri dan engkau tidak tahu pada waktu manakah Aku tiba-tiba datang kepadamu.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *